Penyuluh Agama Kecamatan Curup Ingatkan Konsep Orang Merugi dan Orang Beruntung Menurut Al-Qur’an
Rejang Lebong (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kecamatan Curup menyampaikan pesan keagamaan kepada masyarakat dengan mengangkat tema konsep orang yang merugi dan orang yang tidak merugi dalam pandangan Islam. Materi ini disampaikan dalam kegiatan pembinaan keagamaan sebagai pengingat agar umat Islam mampu memanfaatkan waktu dan kehidupan dengan hal-hal yang bernilai ibadah. (16/03/2026)
Dalam penyampaiannya dijelaskan bahwa Al-Qur’an telah memberikan peringatan yang sangat tegas kepada manusia melalui Surah Al-‘Ashr, bahwa pada dasarnya manusia berada dalam keadaan merugi jika tidak mengisi hidupnya dengan keimanan dan amal kebaikan. Waktu yang terus berjalan menjadi saksi apakah seseorang termasuk golongan yang merugi atau golongan yang beruntung.
Penyuluh agama menerangkan bahwa orang yang merugi adalah mereka yang menyia-nyiakan waktu, jauh dari nilai-nilai keimanan, tidak melakukan amal saleh, serta tidak peduli untuk saling mengingatkan dalam kebenaran dan kesabaran. Kehidupan yang dijalani tanpa arah dan tanpa kebaikan akan membawa manusia pada kerugian, baik di dunia maupun di akhirat.
Sebaliknya, orang yang tidak merugi adalah mereka yang mampu menjaga keimanan kepada Allah SWT, memperbanyak amal saleh, serta aktif saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran. Orang yang memanfaatkan waktunya untuk beribadah, berbuat baik, serta memberi manfaat bagi sesama termasuk golongan yang mendapatkan keberuntungan dalam kehidupan.
Penyuluh Agama Kecamatan Curup, Oli Sholihat, S.Ag, menyampaikan bahwa pesan dalam Surah Al-‘Ashr merupakan pengingat penting bagi setiap manusia.
“Allah SWT telah mengingatkan bahwa waktu adalah sesuatu yang sangat berharga. Orang yang tidak merugi adalah mereka yang mengisi hidupnya dengan iman, amal saleh, serta saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran. Jika empat hal ini kita jaga, insyaAllah kita termasuk golongan yang beruntung,” ujarnya.
Melalui penyampaian pesan keagamaan ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga waktu, memperkuat keimanan, serta memperbanyak amal kebaikan agar kehidupan yang dijalani tidak termasuk dalam golongan orang-orang yang merugi.
(Nur Ranni/Edwinsya)Hastag : #Kuahebat#Kuakeren#KUAKecamatanCurup
From : KUA Curup



