Kepala MA Darul Maarif NU Rejang Lebong Hadiri Sosialisasi Visitasi Akreditasi, Perkuat Kesiapan Menuju Penilaian 2026
Rejang Lebong (Humas)– Dalam rangka mempersiapkan diri menghadapi akreditasi tahun 2026, Kepala Madrasah Aliyah (MA) Darul Maarif NU Rejang Lebong turut hadir secara langsung dalam kegiatan Sosialisasi Visitasi Akreditasi yang diselenggarakan oleh BAN-S/M Provinsi Bengkulu. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Guru Kelurahan Cawang Baru pada 16 Maret 2026 lalu menjelang Libur Idu Fitri. (26/03)
Kegiatan ini diikuti oleh berbagai sekolah dan madrasah yang menjadi sasaran akreditasi tahun 2026. Dalam sosialisasi tersebut, peserta mendapatkan penjelasan secara rinci terkait tahapan dan persiapan yang harus dilakukan, mulai dari kelengkapan dokumen hingga teknis penginputan dan pengunggahan data melalui sistem Sispena.
Salah satu poin penting yang disampaikan dalam kegiatan ini adalah pentingnya kesiapan administrasi dan ketepatan dalam penguplotan data. Setiap sekolah dan madrasah diarahkan untuk melakukan uji coba pengunggahan dokumen ke dalam Sispena yang mencakup empat komponen utama penilaian akreditasi. Kegiatan ditutup dengan simulasi langsung, di mana seluruh peserta telah berhasil melakukan uji coba tersebut sebagai bagian dari persiapan awal.
Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua Pokjawas Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong, Ibu Efzuarni. Dalam kesempatan tersebut, beliau mengajukan pertanyaan kepada narasumber dari BAN-S/M Provinsi Bengkulu terkait kesiapan madrasah baru yang juga menjadi sasaran akreditasi, termasuk MA Darul Ma’arif NU Rejang Lebong. Pertanyaan tersebut menyoroti apakah madrasah baru tetap harus mengikuti seluruh tahapan persiapan sebagaimana madrasah yang telah lama berdiri.
Menanggapi hal tersebut, pihak BAN-S/M menegaskan bahwa seluruh satuan pendidikan yang menjadi sasaran akreditasi tetap wajib mempersiapkan diri secara maksimal, termasuk madrasah baru, dengan tetap mengacu pada instrumen dan ketentuan yang berlaku.
Kepala MA Darul Ma’arif NU Rejang Lebong, Dedi Priyanto, S.E.Gr, menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam kegiatan ini menjadi langkah awal yang sangat penting dalam membangun kesiapan madrasah.
“Melalui kegiatan sosialisasi ini, kami mendapatkan gambaran yang lebih jelas terkait teknis dan strategi dalam menghadapi akreditasi. Meskipun kami merupakan madrasah yang relatif baru, kami berkomitmen untuk mempersiapkan seluruh aspek secara maksimal, baik dari sisi administrasi, dokumen, maupun mutu pendidikan,” ujarnya.
Beliau juga menambahkan bahwa pihak madrasah akan segera melakukan koordinasi internal guna menindaklanjuti hasil sosialisasi tersebut, termasuk pembagian tugas tim dan percepatan pengisian data di Sispena.
Dengan mengikuti kegiatan ini, diharapkan MA Darul Ma’arif NU Rejang Lebong dapat lebih siap dan optimis dalam menghadapi proses akreditasi tahun 2026, sekaligus terus meningkatkan kualitas pendidikan yang diberikan kepada para santri.
(Amanatus Saniah/Edwinsya)Hastag : #Akreditasi2026 #MADarulMaarifNU #RejangLebong #BANSMBengkulu #SiapAkreditasi #MadrasahHebat #PendidikanBerkualitas #Sispena #MadrasahBaru #MenujuUnggul
From : MA Darul Maarif NU



