Siswa MTs Muhammadiyah Curup Latih Keterampilan Sosial Budaya melalui Praktik Mengkafani Jenazah
Rejang
Lebong (Humas) – Memasuki tahapan akhir masa pendidikan, siswa-siswi kelas IX
MTs Muhammadiyah Curup melaksanakan praktik mata pelajaran Fikih yang krusial,
Rabu (8/4/2026). Kegiatan bertema “Macam-Macam Cara Mengkafani Jenazah”
ini digelar sebagai penerapan Literasi Sosial Budaya di lingkungan sekolah,
sekaligus menanamkan keterampilan nyata dalam menjalankan kewajiban fardu
kifayah terhadap sesama Muslim.
Guru
pengampu Fikih menjelaskan bahwa praktik ini tidak sekadar teori, melainkan
sarana menumbuhkan empati dan kepekaan sosial siswa. “Mengkafani jenazah bukan
hanya membungkus kain, tetapi juga mencakup tata krama, kerapian, dan ketentuan
syariat yang harus dipenuhi. Ini adalah bentuk pelayanan sosial tertinggi dalam
masyarakat,” ujarnya.
Dalam
praktik, siswa dibagi menjadi beberapa kelompok untuk mempelajari dua kategori
utama:
- Mengkafani Jenazah Laki-Laki: Menggunakan 3 lapis kain
kafan dengan teknik pengikatan yang benar.
- Mengkafani Jenazah Perempuan: Menggunakan 5 lapis kain
kafan, termasuk kerudung dan baju kurung sesuai sunah Nabi Muhammad SAW.
Para
siswa tampak serius menyiapkan lembaran kain kafan, memotong tali pengikat,
hingga menyusun kain dengan rapi di atas manekin sebagai alat peraga. Bimbingan
intensif memastikan seluruh aurat tertutup dan prosedur sesuai syariat.
Salah
seorang siswa kelas IX mengungkapkan, “Awalnya grogi karena takut salah
langkah, tapi setelah praktik langsung, kami jadi lebih percaya diri. Ilmu ini
sangat berguna jika di rumah ada warga yang membutuhkan bantuan.”
Kepala
MTs Muhammadiyah Curup, Bapak Dr. Azzohardi, S.Ag., M.Pd., yang memantau
kegiatan, menyatakan kebanggaannya atas kesiapan siswa. Menurut beliau,
keterampilan ini merupakan ciri khas lulusan madrasah yang peduli dan cekatan
dalam urusan keagamaan di masyarakat.
Hastag : #MTsmuhammadiyahcurup
From : MTs Muhammadiyah



