Kemenag Rejang Lebong Laksanakan Monev EMIS di Tiga Pondok Pesantren
Rejang
Lebong (HUMAS) — Dalam upaya meningkatkan akurasi data serta mutu
penyelenggaraan pendidikan di pondok pesantren, Seksi Pendidikan Diniyah dan
Pondok Pesantren (PD Pontren) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong
bersama Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubbag TU) melaksanakan kegiatan
monitoring dan evaluasi (monev) Education Management Information System (EMIS),
Selasa (7/4/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di tiga pondok
pesantren, yakni Pondok Pesantren Imam Syafi’i, Pondok Pesantren Al Fatah, dan
Pondok Pesantren Ashoghiri. Monev ini bertujuan untuk memastikan kesesuaian dan
sinkronisasi data yang tercatat dalam sistem EMIS dengan kondisi riil di
lapangan, khususnya terkait data santri, kiai, ustadz, dan ustadzah.
Tim monev melakukan verifikasi langsung terhadap
data yang dilaporkan, sekaligus memberikan pendampingan kepada pengelola pondok
pesantren agar proses penginputan dan pembaruan data dapat dilakukan secara
tepat, akurat, dan berkelanjutan. Hal ini dinilai penting mengingat data EMIS
menjadi salah satu dasar dalam pengambilan kebijakan di lingkungan Kementerian
Agama.
Selain fokus pada validitas data, kegiatan ini
juga dimanfaatkan sebagai sarana untuk memberikan motivasi kepada pihak pondok
pesantren dalam meningkatkan kualitas Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Tim
monev mendorong agar pelaksanaan pembelajaran di pesantren tetap mengacu pada
kurikulum yang telah ditetapkan, sehingga mampu mencetak generasi santri yang
unggul, berdaya saing, dan berakhlak mulia.
Kasubbag TU Kemenag Rejang Lebong, Drs. H.
Suhardihirol, M.Pd., dalam tanggapannya menyampaikan bahwa monitoring dan
evaluasi ini merupakan bagian dari komitmen Kemenag dalam memastikan tata
kelola data dan pendidikan di pondok pesantren berjalan dengan baik.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan
bahwa data yang tersaji dalam EMIS benar-benar valid dan dapat
dipertanggungjawabkan. Selain itu, kami juga mendorong agar pondok pesantren
terus meningkatkan kualitas pembelajaran sesuai dengan standar yang berlaku,”
ujarnya.
Senada dengan itu, Kepala Seksi PD Pontren juga
menegaskan pentingnya peran aktif pengelola pondok pesantren dalam menjaga
akurasi data serta meningkatkan mutu pendidikan. Ia berharap kegiatan monev ini
dapat menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara Kemenag dan
pondok pesantren.
“Sinkronisasi data dan peningkatan kualitas KBM
harus berjalan beriringan. Dengan data yang valid dan pembelajaran yang
berkualitas, kita dapat bersama-sama mewujudkan pendidikan pesantren yang lebih
baik,” ungkapnya.
Kegiatan
monitoring dan evaluasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap
pengelolaan data serta peningkatan mutu pendidikan di pondok pesantren di
Kabupaten Rejang Lebong, sekaligus memperkuat peran pesantren sebagai lembaga
pendidikan yang berkontribusi besar dalam pembangunan sumber daya manusia yang
berkarakter.
(PRADA/Prada Utama, S.I.Kom)
Hastag : #kemenagrl #rejanglebong
From : Kemenag



