Jaga Semangat Ramadan, MT Al Akbar Bedah Keutamaan Amalan Sunah Syawal Bersama Penyuluh KUA
Rejang
Lebong (Humas) - Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa kental di
kediaman Ibu Ningseh pada Senin (6/4/2026). Puluhan ibu-ibu yang tergabung
dalam Majelis Taklim (MT) Al Akbar tampak antusias mengikuti pengajian rutin
yang mengangkat tema “Meraih
Keberkahan Melalui Amalan dan Sunah di Bulan Syawal.”
Kegiatan ini menghadirkan
Penyuluh Agama Islam dari KUA Kecamatan Sindang Kelingi, Septi Arjuani, S.Sos.,
sebagai narasumber utama. Dalam tausiyahnya, ia mengajak para jemaah untuk
menjaga konsistensi ibadah setelah berakhirnya bulan suci Ramadan.
Dengan penyampaian yang
hangat dan mudah dipahami, Septi Arjuani menekankan bahwa bulan Syawal menjadi
momen penting untuk membuktikan kualitas ibadah yang telah dibangun selama
Ramadan. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga semangat spiritual agar tidak
menurun setelah bulan penuh berkah berlalu.
“Ramadan adalah madrasah,
sedangkan Syawal adalah masa pembuktiannya. Mari kita isi bulan ini dengan
tetap menghidupkan masjid dan menjaga amalan sunah agar semangat takwa tidak
luntur,” ungkapnya di hadapan para jemaah.
Dalam kajian tersebut,
disampaikan sejumlah amalan utama yang dianjurkan di bulan Syawal. Di antaranya
adalah puasa sunah enam hari yang memiliki keutamaan pahala seperti berpuasa
selama setahun penuh. Selain itu, jemaah juga diajak untuk terus mempererat
tali silaturahmi sebagai bentuk menjaga ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Tak kalah penting, Septi
Arjuani juga mengingatkan pentingnya istiqamah dalam beribadah, seperti menjaga
salat berjemaah serta melanjutkan kebiasaan tadarus Al-Qur’an yang telah
dibangun selama Ramadan.
Ibu Ningseh selaku tuan rumah
menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap
pengajian ini dapat memberikan manfaat dan menjadi penguat keimanan bagi para
anggota majelis taklim.
Kegiatan
kemudian ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah. Suasana kebersamaan yang
terjalin semakin mempererat hubungan antaranggota, menjadikan pengajian ini
tidak hanya sebagai sarana menuntut ilmu, tetapi juga memperkuat persaudaraan
dan keharmonisan di tengah masyarakat.
Hastag : Kua sindang Kelingi
From : KUA S. Kelingi



