RA Ummatan Wahidah Hadiri Kegiatan IGRA Rejang Lebong, Bahas Informasi Pendidikan dan Digitalisasi
Rejang Lebong (Humas) – Ikatan Guru
Raudhatul Athfal (IGRA) Kabupaten Rejang Lebong kembali menggelar pertemuan
rutin bulanan yang berlangsung di RA Al Fajer, Bengko, pada Rabu (13/5).
Kegiatan ini menjadi wadah strategis bagi kepala sekolah dan guru RA
se-Kabupaten Rejang Lebong untuk bersilaturahmi, berkoordinasi, serta bertukar
informasi seputar dunia pendidikan anak usia dini.
Pertemuan dibuka
dengan sambutan hangat dari tuan rumah, Ummi Meli beserta keluarga besar RA Al
Fajer Bengko, yang dengan ramah menerima seluruh peserta. Salah satu peserta
yang hadir adalah Ummi Sri Wahyumi, S.Pd., Gr., selaku Kepala RA Ummatan
Wahidah, yang turut aktif dalam rangkaian diskusi dan sharing session.
Pada sesi utama, Ketua
IGRA Kabupaten Rejang Lebong menyampaikan sejumlah informasi penting yang
langsung menyentuh aspek operasional lembaga RA. Beberapa poin utama yang
dibahas meliputi:
·
Jadwal hari libur nasional sebagai acuan penyusunan kalender
pendidikan.
·
Penerbitan berita kegiatan RA guna meningkatkan publikasi dan
dokumentasi program.
·
Pendaftaran akun Google Workspace (Worksheet) sebagai langkah
awal digitalisasi administrasi dan pembelajaran berbasis daring di lingkungan
RA.
Langkah ini disambut
positif oleh para peserta sebagai upaya konkret mewujudkan tata kelola RA yang
lebih modern dan terintegrasi.
Memasuki sesi akhir,
kegiatan dilanjutkan dengan sharing session dan diskusi
mendalam mengenai sekolah inklusi.
Para pendidik berbagi pengalaman serta wawasan tentang pentingnya memberikan
layanan pendidikan yang terbuka, ramah, dan setara bagi semua anak, termasuk
anak berkebutuhan khusus (ABK).
Salah satu peserta,
Ummi Sri Wahyumi, mengapresiasi topik ini. Menurutnya, diskusi tentang sekolah
inklusi menjadi pengingat kolektif bagi seluruh guru RA.
"Melalui
pertemuan rutin ini, kami mendapatkan banyak informasi baru yang sangat
membantu dalam pengelolaan lembaga dan pembelajaran di RA. Selain itu, sharing
tentang sekolah inklusi menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus
menghadirkan pendidikan yang ramah dan penuh kasih sayang bagi setiap
anak," ujar
Ummi Sri Wahyumi.
Hastag : #Madrasahhebat #kurikulumberbasiscinta #pondasipendidkan #IGRA #Rejanglebong
From : RA Ummatan Wahidah



