KUA Binduriang Gelar Penasehatan Catin, Bekali Pasangan dengan Ilmu Rumah Tangga
Rejang Lebong (HUMAS)--- Dalam rangka membekali calon pengantin dengan pengetahuan dan kesiapan membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Binduriang menggelar kegiatan penasehatan calon pengantin (catin) pada Senin, 2 Juni 2025.
Kegiatan penasehatan catin ini dilaksanakan di aula KUA Binduriang dan diikuti oleh sepasangan catin yang telah mendaftarkan pernikahannya berasa dari desa Kampung Jeruk dan Sindang Dataran. Penasehatan dipandu oleh para ASN P3K Penyuluh Agama Islam Diana Erlina, S. Sos, Fauzan, S. Sos. I, Romadon, S. Pd dan Zulkarnain, S. Ag, yang bertugas di wilayah kecamatan Binduriang.
Zulkarnain, S. Ag, salah satu penyuluh agama menekankan pentingnya kesiapan mental, spiritual, dan emosional dalam membangun kehidupan rumah tangga.
“Pernikahan bukan hanya menyatukan dua individu, tapi dua keluarga dan dua budaya. Maka, dibutuhkan komunikasi yang baik, saling pengertian, dan landasan agama yang kuat,” ujar penyuluh agama saat memberikan materi.
Beberapa topik yang disampaikan dalam penasehatan ini meliputi: Tujuan pernikahan dalam perspektif Islam, Hak dan kewajiban suami-istri, Manajemen konflik dalam rumah tangga, Pentingnya komunikasi dan kerja sama dan Edukasi kesehatan reproduksi dan perencanaan keluarga.
Kegiatan penasehatan catin ini berlangsung interaktif, dengan catin diberi kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi mengenai berbagai persoalan yang sering dihadapi pasangan muda. Catin juga mendapatkan modul bimbingan keluarga sakinah sebagai bahan bacaan lanjutan.
Kepala KUA Kecamatan Binduriang, Ripi Nasbi, S.H.I, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari layanan bimbingan perkawinan yang menjadi program prioritas Kementerian Agama RI.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap pasangan yang menikah memiliki kesiapan lahir dan batin untuk membina rumah tangga yang harmonis, bertanggung jawab, dan berlandaskan nilai-nilai agama,” ujarnya di sela-sela kegiatan.
Dengan adanya penasehatan ini, diharapkan angka perceraian dapat ditekan dan keluarga-keluarga yang terbentuk mampu menjadi pilar penting dalam membangun masyarakat yang sejahtera dan religius.
(Diana Erlina/Prada Utama, S.I.Kom)Hastag : #KUABINDURIANG#PENYULUHAGAMASIAPBERGERAK
From : KUA Binduriang



