DAERAH
PENDIDIKAN
20 Oktober 2025
74
Hastag : #madrasahmandiriberprestasi
From : MIN 1
Ketua Sako Ikhlas Beramal Tekankan Penguatan Kepramukaan di Lingkungan Madrasah dan Pesantren
Rejang Lebong (Humas) --- Ketua Satuan Komunitas (Sako) Ikhlas Beramal Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong, Adri Hadi, S.Ag., M.H., memberikan materi bertajuk Penguatan Kepramukaan di bawah Naungan Kementerian Agama dalam kegiatan Orientasi Majelis Pembimbing dan Pembina Gugus Depan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka 0702 Rejang Lebong. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu (18/10/2025) di Gedung 2 MIM 14 Talang Ulu, dan diikuti oleh para pembina serta perwakilan madrasah dari berbagai pangkalan.
Dalam pemaparannya, Adri Hadi menegaskan bahwa Kementerian Agama (Kemenag) telah mewajibkan kegiatan kepramukaan di seluruh lembaga pendidikan di bawah naungannya, meliputi madrasah dan pondok pesantren. Kebijakan tersebut merujuk pada arahan Menteri Agama RI yang disampaikan pada November 2024. Menurutnya, gerakan pramuka bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler, tetapi juga sarana pembentukan karakter dan moral bagi peserta didik.
“Kegiatan pramuka di madrasah dan pesantren adalah bagian dari pembentukan karakter islami yang kuat, disiplin, dan bertanggung jawab. Ini merupakan warisan luhur yang harus terus kita jaga dan kembangkan,” ujar Adri Hadi dalam sesi penyampaian materi.
Ia menambahkan bahwa penguatan kepramukaan di lingkungan Kemenag memiliki tiga tujuan utama. Pertama, untuk melestarikan tradisi kepramukaan sebagai bagian dari nilai-nilai kebangsaan. Kedua, untuk meningkatkan keterampilan siswa dengan pendekatan yang religius dan berbasis nilai-nilai spiritual. Dan ketiga, untuk mencetak generasi muda yang berkarakter dan berintegritas tinggi, sesuai dengan visi pendidikan madrasah yang berlandaskan iman dan takwa.
Kegiatan orientasi ini juga menjadi lanjutan dari kegiatan pengukuhan dan peresmian Gugus Depan (Gudep) di bawah naungan Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, turut dilakukan pelantikan dan pengukuhan pengurus pramuka dari enam pangkalan, yaitu MIN 1 Rejang Lebong, MIM 14 Talang Ulu, MIM 10 Karang Anyar, MIS Guppi 11 Talang Rimbo, MIS Guppi 12 Lubuk Kembang, dan Pondok Pesantren Muhammadiyah Kampung Delima.
Menurut Adri Hadi, orientasi ini sangat penting agar para pembina dan majelis pembimbing memahami peran strategis mereka dalam membina peserta didik melalui kegiatan pramuka yang terarah dan berkelanjutan. “Pembina adalah ujung tombak dalam keberhasilan pembinaan pramuka di madrasah. Dengan pembina yang kompeten dan berkomitmen, maka kegiatan kepramukaan akan memberikan dampak nyata bagi pembentukan karakter siswa,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu peserta orientasi, Windi Setia Ningsih, M.Pd, yang juga pembina dari MIN 1 Rejang Lebong, menyambut baik kegiatan ini. Ia menilai bahwa materi yang disampaikan memberikan pemahaman baru terkait arah kebijakan nasional kepramukaan di lingkungan Kemenag. “Kami mendapatkan banyak wawasan baru tentang bagaimana mengintegrasikan nilai-nilai agama dengan kegiatan kepramukaan. Ini sangat bermanfaat untuk kami terapkan di madrasah,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh lembaga pendidikan di bawah Kementerian Agama dapat memperkuat pelaksanaan gerakan pramuka di satuannya masing-masing. Selain membangun semangat kebangsaan dan kepemimpinan, gerakan ini juga menjadi wadah untuk menanamkan nilai-nilai religius, sosial, dan kemanusiaan, yang menjadi dasar pembentukan generasi madrasah yang unggul dan berakhlak mulia.
(Habsa Aryati, S.Pd/Edwinsya)
Hastag : #madrasahmandiriberprestasi
From : MIN 1



