Pagi Bermakna di Madrasah, Siswa MTsN 2 Rejang Lebong Diringi Nilai Islami Tentang Waktu
Rejang Lebong (Humas) – Suasana
pagi di MTsN 2 Rejang Lebong pada Selasa (21/10) terasa begitu penuh makna.
Setelah melaksanakan shalat dhuha berjamaah di musholla madrasah, para siswa
mendapatkan tausiyah singkat bertema “Al-Waqtu Kasshaif” (Waktu itu bagaikan
pedang) yang disampaikan oleh Apriliandi, M.Pd, salah satu guru dan juga Waka
Humas madrasah.
Dalam tausiyahnya, Apriliandi
mengingatkan para siswa agar menghargai waktu dan menggunakannya untuk hal-hal
bermanfaat, baik dalam belajar maupun beribadah.
“Waktu itu seperti pedang,
kalau kita tidak pandai menggunakannya, maka waktu yang akan menebas kita.
Gunakan masa muda untuk belajar dan berbuat baik,” pesannya di hadapan seluruh
siswa yang duduk rapi di musholla.
Kegiatan tersebut menjadi
bagian dari program “Pagi Mengaji”, yang rutin dilaksanakan setiap hari sebelum
proses belajar mengajar dimulai. Seusai tausiyah dan doa bersama, para siswa
kemudian masuk ke kelas masing-masing untuk melanjutkan kegiatan mengaji
Al-Qur’an dan pembelajaran pagi.
Program ini merupakan salah
satu bentuk upaya madrasah dalam menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, religius,
dan kecintaan terhadap waktu di kalangan peserta didik. Melalui kegiatan
sederhana namun bermakna ini, diharapkan siswa mampu memanfaatkan waktu sebaik-baiknya
dalam menuntut ilmu dan beribadah.
Kepala madrasah, Wawan
Herianto, S.Pd., MM, memberikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut.
“Tausiyah seperti ini penting
untuk membentuk karakter islami siswa. Waktu adalah amanah yang harus dijaga,
dan kita ingin peserta didik di MTsN 2 Rejang Lebong tumbuh menjadi pribadi
yang disiplin dan berakhlak mulia,” ujarnya.
Dengan semangat “Al-Waqtu
Kasshaif”, pagi di MTsN 2 Rejang Lebong bukan hanya menjadi awal pembelajaran
akademik, tetapi juga menjadi momentum penyadaran spiritual dan karakter bagi
seluruh peserta didik.
Hastag : #humasmtsn2rejanglebong
From : MTsN 2



