Empat Siswa MAN Rejang Lebong Ikuti Final KOMPAC 2025, Persembahan Spesial di Momen Hari Santri Nasional
Rejang Lebong (HUMAS)---- Prestasi membanggakan kembali diraih oleh Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Rejang Lebong. Empat siswa berhasil lolos ke babak final Kompetisi Pelajar Alef Education (KOMPAC) 2025 tingkat nasional untuk mata pelajaran Bahasa Inggris kategori SMA/MA. Final(KOMPAC) 2025 ini terasa semakin istimewa karena bertepatan dengan peringatan Hari Santri Nasional 2025, menambah semangat seluruh warga madrasah untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama daerah.(22/10)
Keempat siswa MAN Rejang Lebong yang sukses menembus final KOMPAC 2025 tersebut adalah:
-
Hafifah (kelas XI A) – Peringkat 31 nasional
-
Nadila Revalina (kelas XII A) – Peringkat 91 nasional
-
Muhammad Alief Pasha (kelas XI A) – Peringkat 104 nasional
-
Alfiyyah Adzra Humairah (kelas XI B) – Peringkat 123 nasional
Mereka menjadi bagian dari 177 finalis terbaik se-Indonesia yang berhasil lolos dari ribuan peserta madrasah dan sekolah umum pada tahap penyisihan yang diselenggarakan pada 8–9 Oktober 2025. Kompetisi bergengsi ini merupakan kolaborasi antara Alef Education dan Kementerian Agama Republik Indonesia, yang bertujuan untuk mengukur kemampuan akademik dan literasi digital siswa madrasah dalam bidang Bahasa Inggris dan kecakapan abad ke-21.
Kepala MAN Rejang Lebong, Yusrijal, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas prestasi yang diraih oleh para siswa tersebut. “Alhamdulillah, prestasi ini menjadi kado indah bagi keluarga besar MAN Rejang Lebong di momen Hari Santri Nasional 2025. Empat siswa kami berhasil menembus 177 finalis terbaik tingkat nasional pada bidang Bahasa Inggris, menunjukkan bahwa madrasah mampu bersaing di ajang akademik modern berbasis teknologi,” ujar Yusrijal.
Beliau menambahkan bahwa keberhasilan ini merupakan bukti nyata kualitas pembelajaran di MAN Rejang Lebong yang terus berkembang. “Kami selalu berupaya memberikan lingkungan belajar yang inovatif, berorientasi pada prestasi dan penguatan karakter. Bahasa Inggris adalah jembatan menuju dunia global, dan kami ingin siswa madrasah mampu tampil percaya diri di kancah nasional maupun internasional,” imbuhnya.
Senada dengan itu, Lilis Suryani, Wakil Kepala Bidang Akademik MAN Rejang Lebong, menuturkan bahwa pencapaian ini tidak lepas dari kerja keras siswa serta bimbingan intensif dari para guru pendamping. “Kami terus mendorong pembelajaran aktif berbasis teknologi digital dan kolaborasi. Keempat siswa ini menunjukkan dedikasi tinggi dan semangat luar biasa selama proses seleksi. Kami berharap di babak final nanti mereka dapat memberikan hasil terbaik,” katanya.
Sementara itu, Hilda, guru Bahasa Inggris sekaligus pendamping tim KOMPAC MAN Rejang Lebong, mengaku bangga atas capaian anak didiknya. Ia menjelaskan bahwa kompetisi KOMPAC menuntut kemampuan berpikir kritis, penguasaan grammar dan vocabulary, serta kecepatan analisis dalam bahasa Inggris berbasis digital. “Kompetisi ini tidak hanya menguji kemampuan akademik, tetapi juga mengasah kepercayaan diri siswa untuk berkomunikasi dalam bahasa global. Anak-anak sudah menunjukkan kualitas luar biasa dan kami akan terus mendampingi mereka hingga tahap akhir,” ungkap Hilda.
KOMPAC 2025 menjadi salah satu ajang bergengsi yang mempertemukan pelajar madrasah dari seluruh Indonesia dalam suasana kompetitif dan kolaboratif. Melalui kegiatan ini, Alef Education berupaya mendukung transformasi digital dalam pendidikan madrasah sekaligus menumbuhkan semangat literasi digital dan bahasa asing di kalangan pelajar.
Kepala madrasah juga menyampaikan bahwa prestasi ini bukanlah akhir, melainkan langkah awal menuju penguatan kualitas dan reputasi MAN Rejang Lebong di tingkat nasional. “Kami percaya, dengan dukungan guru, siswa, dan seluruh warga madrasah, MAN Rejang Lebong akan terus tumbuh sebagai madrasah yang maju, bermutu, dan mendunia,” tegas Yusrijal.
Hastag : manrl
From : MAN Rejang Lebong



