DAERAH
PENDIDIKAN
22 Oktober 2025
54
Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1
Guru MIN 1 Rejang Lebong Ingatkan Pentingnya Bersuci dalam Beribadah
Rejang Lebong (Humas) –-- Guru MIN 1 Rejang Lebong, Jumadi, S.Pd.I, memberikan tausyiah tentang pentingnya bersuci (thaharah) dalam beribadah setelah pelaksanaan shalat dhuha berjamaah di halaman madrasah pada Selasa (21/10/2025). Dalam tausyiahnya, beliau menekankan bahwa thaharah merupakan bagian penting dari ajaran Islam yang tidak hanya menyangkut kebersihan spiritual, tetapi juga kebersihan fisik yang mencerminkan keimanan seseorang.
Dalam penjelasannya, Jumadi, S.Pd.I menyampaikan bahwa kebersihan merupakan sebagian dari iman dan menjadi fondasi utama dalam menjalankan ibadah yang sah. “Seorang muslim tidak hanya diwajibkan bersih ketika hendak beribadah, tetapi juga harus menjadikan kebersihan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari,” ujar Jumadi. Ia juga menambahkan bahwa kebersihan diri dan lingkungan menjadi cerminan kedisiplinan dan tanggung jawab seorang pelajar madrasah.
Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa menjaga kebersihan lingkungan madrasah merupakan salah satu wujud nyata dari penerapan nilai-nilai thaharah. Dengan membiasakan diri untuk menjaga kebersihan, seperti mencuci tangan sebelum makan, membuang sampah pada tempatnya, serta merapikan kelas setelah belajar, siswa secara tidak langsung belajar tentang pentingnya tanggung jawab sosial. “Madrasah yang bersih akan menciptakan suasana belajar yang nyaman dan menumbuhkan semangat belajar siswa,” tambahnya.
Jumadi juga menekankan bahwa thaharah bukan hanya tentang kebersihan lahir, tetapi juga batin. Menurutnya, membersihkan hati dari sifat iri, dengki, dan sombong merupakan bagian dari upaya menjaga kesucian diri. “Bersihnya hati akan memudahkan seseorang dalam menerima ilmu dan melakukan kebaikan. Karena itu, kita harus senantiasa berusaha menjaga kebersihan jiwa agar ibadah kita diterima oleh Allah SWT,” tuturnya di hadapan para siswa.
Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Rejang Lebong, Mufidatul Chairi, S.Ag., M.Pd.I, memberikan apresiasi atas kegiatan tausyiah rutin yang dilaksanakan setelah salat dhuha tersebut. Ia menilai kegiatan seperti ini menjadi sarana efektif dalam menanamkan nilai-nilai keislaman dan karakter kepada peserta didik. “Kami terus mendorong para guru untuk memberikan pembinaan rohani dan akhlak kepada siswa melalui kegiatan seperti tausyiah, agar anak-anak tidak hanya cerdas secara akademik tetapi juga berakhlakul karimah,” ujar Mufidatul.
Beliau juga berharap agar para siswa dapat menerapkan ajaran yang disampaikan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan madrasah maupun di rumah. “Kami ingin anak-anak kita tumbuh menjadi generasi Qurani yang mencintai kebersihan, disiplin, dan bertanggung jawab. Nilai-nilai seperti thaharah harus menjadi bagian dari budaya madrasah,” tambahnya.
Para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan ini dan berjanji untuk lebih memperhatikan kebersihan di sekitar mereka. Dengan semangat kebersihan dan kesucian hati, diharapkan seluruh warga MIN 1 Rejang Lebong dapat terus menumbuhkan lingkungan belajar yang sehat, nyaman, dan bernuansa islami.
(Randi Sefto Fanedi, S.Pd/Edwinsya)
Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1



