Tingkatkan Kolaborasi dan Pemahaman, Pembelajaran PKn Kelas VIII MTs Muhammadiyah Curup Terapkan Metode Diskusi Kelompok Interaktif
REJANG LEBONG (HUMAS) Suasana pembelajaran di MTs
Muhammadiyah Curup hari ini terasa lebih dinamis dan interaktif. Khususnya di
ruang kelas VIII, Guru mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) menerapkan
metode belajar berkelompok (diskusi) untuk membahas materi penting tentang
nilai-nilai kebangsaan dan konstitusi.(23/10)
Metode ini dipilih untuk tidak
hanya memperkuat pemahaman siswa terhadap materi, tetapi juga melatih
keterampilan sosial kritis yang dibutuhkan di masa depan, seperti komunikasi
efektif, kolaborasi, dan kemampuan menghargai perbedaan pendapat.
Dalam sesi pembelajaran kali
ini, siswa dibagi menjadi beberapa kelompok kecil untuk mendiskusikan
topik-topik krusial seperti Hak dan Kewajiban Warga
Negara, Pentingnya Menjaga Persatuan dan Kesatuan
Bangsa, Implementasi Nilai-nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari.
Bapak M. Amin, M.H., selaku Guru PKN, terlihat aktif
berkeliling antar kelompok, memberikan bimbingan, dan memfasilitasi jalannya
diskusi.
"Belajar berkelompok
sangat efektif dalam mata pelajaran PKN. Siswa tidak hanya menerima materi
secara pasif, tetapi mereka terlibat aktif, berargumentasi, dan bersama-sama
mencari solusi. Ini menumbuhkan rasa kekompakan dan empati," jelas Bapak
M. Amin.
Salah satu siswi, Aisyah,
mengungkapkan bahwa metode ini membuat belajar PKN terasa lebih seru.
"Kami bisa langsung berdiskusi dan bertukar ide. Kalau ada yang kurang
mengerti, teman sekelompok bisa langsung membantu menjelaskan. Jadi, lebih
mudah dipahami daripada hanya mendengarkan ceramah di depan," ujarnya.
Dengan menerapkan metode
pembelajaran yang interaktif dan inovatif ini, MTs Muhammadiyah Curup terus
berupaya mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi
juga memiliki kesadaran berbangsa dan bernegara yang tinggi.
Hastag : #MTsmuhammadiyahcurup
From : MTs Muhammadiyah



