Berantas Buta Aksara Al-Qur’an, PAI KUA Curup Tengah Tuntun Lansia Belajar Iqro’ di MT Syahida
Rejang Lebong (Humas) --- Dalam upaya memberantas buta aksara Al-Qur’an di kalangan masyarakat lanjut usia, Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Curup Tengah) melaksanakan kegiatan bimbingan baca tulis Al-Qur’an bagi lansia di Majelis Taklim Syahida, Kelurahan Sidorejo, Jum’at (24/10).
Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban dan kekhusyukan ini diikuti oleh sejumlah jamaah lansia Muslimah yang antusias belajar membaca Iqro’ dan memperbaiki bacaan Al-Qur’an. Program ini merupakan bagian dari gerakan dakwah pemberdayaan umat yang digagas oleh PAI KUA Curup Tengah dalam rangka meningkatkan literasi keagamaan masyarakat.
Salah satu penyuluh agama KUA Curup Tengah, Mariyati, S.Pd.I, yang memimpin kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa semangat para lansia untuk belajar membaca Al-Qur’an menjadi inspirasi bagi generasi muda.
“Meskipun usia tidak muda lagi, semangat ibu-ibu untuk belajar sangat luar biasa. Kami berusaha membimbing dengan sabar agar mereka bisa membaca Al-Qur’an dengan lancar dan benar,” ujarnya.
Kepala KUA Curup Tengah, H. Bulkis, S.Th.I, MHI, memberikan apresiasi atas kegiatan yang digagas para penyuluh tersebut. Menurutnya, pemberantasan buta aksara Al-Qur’an merupakan bagian penting dari tugas Kementerian Agama dalam mencerdaskan kehidupan beragama masyarakat.
“Membaca Al-Qur’an adalah kunci memahami ajaran Islam. Kami mendukung penuh langkah para penyuluh untuk hadir langsung di tengah masyarakat, termasuk di kalangan lansia, agar mereka tetap mendapatkan sentuhan dakwah dan bimbingan spiritual,” ungkapnya.
Dalam proses pembelajaran, para peserta diajarkan mulai dari pengenalan huruf hijaiyah, pelafalan dasar, hingga latihan membaca Iqro’ dengan metode bertahap sesuai kemampuan masing-masing. Para penyuluh juga menanamkan nilai kesabaran, istiqamah, dan semangat beribadah di usia senja.
Program pemberantasan buta aksara Al-Qur’an yang dilakukan PAI KUA Curup Tengah diharapkan dapat terus berlanjut dan diperluas ke majelis taklim lain di wilayah Kecamatan Curup Tengah, sehingga semakin banyak masyarakat yang mampu membaca dan memahami Al-Qur’an dengan baik.
“Ini bukan sekadar kegiatan belajar, tetapi bentuk cinta kepada Al-Qur’an. Semoga menjadi amal jariyah bagi semua yang terlibat,” tutup H. Bulkis.
(Ebit Iswandi/Edwinsya)Hastag : #PenyuluhAgamaIslam#KUACurupTengah#Berdaya#
From : KUA Curup Tengah



