Kreatif dan Inspiratif, 10 Siswa MTsN 2 Rejang Lebong Raih Penghargaan Kostum Terbaik
Rejang Lebong, (Humas) —
Suasana halaman MTsN 2 Rejang Lebong tampak semarak pada Selasa (28/10) saat
madrasah menggelar peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 dengan tema unik:
“Berkreasi dengan Kostum Profesi Cita-Cita”.
Dalam kegiatan tersebut,
seluruh siswa tampil mengenakan berbagai kostum profesi impian, seperti dokter,
bidan, polisi, tentara, kiai, kepala desa, pedagang, hingga anggota brimob.
Kreativitas dan antusiasme siswa menjadi daya tarik tersendiri yang membuat
suasana peringatan semakin hidup dan penuh warna.
Sebagai bentuk apresiasi, pihak
madrasah bersama tim juri yang dipimpin oleh Yesi Elmasari, S.Pd., Gr., selaku
pembina OSIM, melakukan penilaian terhadap seluruh peserta. Dari hasil seleksi
tersebut, 10 siswa dinobatkan sebagai pemilik kostum terbaik.
Penilaian dilakukan berdasarkan
aspek kreativitas, kesesuaian kostum dengan profesi, kerapian, dan kepercayaan
diri saat tampil di depan teman-temannya.
Salah satu siswa yang terpilih,
Alik Syailendra, tampil gagah dengan kostum tentara lengkap bersenjata mainan.
Ia mengaku sangat bangga dan tidak menyangka bisa menjadi salah satu penerima
penghargaan.
“Saya senang sekali bisa
dinobatkan sebagai kostum terbaik. Saya memang bercita-cita ingin menjadi
tentara agar bisa menjaga negara,” ungkap Alik dengan penuh semangat.
Dalam kesempatan tersebut,
Kepala Madrasah, Wawan Herianto, S.Pd., MM., memberikan hadiah langsung kepada
para pemenang sebagai bentuk dukungan dan penghargaan atas kreativitas mereka.
“Anak-anak madrasah harus punya
mimpi dan semangat untuk meraihnya. Hari ini bukan sekadar memakai kostum, tapi
menumbuhkan cita-cita dan rasa bangga terhadap profesi di masa depan,” ujar
Wawan Herianto dalam sambutannya.
Beliau juga mengapresiasi kerja
keras para guru dan pembina OSIM yang telah mengemas peringatan Sumpah Pemuda
dengan cara yang kreatif dan edukatif.
Kegiatan ini ditutup dengan
sesi foto bersama antara kepala madrasah, guru, dan seluruh peserta kostum
profesi. Semangat dan tawa riang siswa menjadi bukti bahwa peringatan Sumpah
Pemuda dapat menjadi wadah membangun nasionalisme, kreativitas, dan motivasi
berprestasi.
Hastag : #madrasahmandiriberprestasi
From : MTsN 2


.jpg)
.jpg)