Antusiasme Penyuluh Agama Islam Ikuti Sosialisasi Early Warning System (EWS) dan Sistem Deteksi Dini Indonesia Rukun (SiRukun)
Rejang Lebong (Humas) – Antusiasme tinggi tampak dari para penyuluh agama Islam dalam kegiatan Sosialisasi Early Warning System (EWS) dan Sistem Deteksi Dini Indonesia Rukun (SiRukun) yang digelar pada Selasa, (4/11/2025), pukul 07.00 WIB hingga selesai. Acara ini berlangsung di Aula Hotel Nala Sea Side, Jalan Pariwisata No.13, Tanah Patah, Kecamatan Ratu Agung, Kota Bengkulu.
Kegiatan sosialisasi ini diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu dan dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu, Dr. H. Ajamalus, M.H. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya pemahaman dan penerapan Early Warning System (EWS) serta Sistem Deteksi Dini Indonesia Rukun (SiRukun) sebagai upaya memperkuat toleransi dan mencegah potensi konflik sosial di masyarakat.
“Tantangan keberagaman semakin kompleks. Melalui EWS dan SiRukun, kita dapat mengidentifikasi secara dini potensi kerawanan sosial dan menjaga keharmonisan umat beragama,” ungkap Dr. Ajamalus dalam arahannya.
Sosialisasi ini menghadirkan tiga narasumber utama, yaitu:
1. Prof. Rohimin, M.Ag. – Ketua FKUB Provinsi Bengkulu,
2. M. Abid Abdurrahman – Ketua FKUB Pusat, dan
3. M. Arifin – Tim IT Pengembang EWS.
Kegiatan diikuti oleh 110 peserta, terdiri dari seluruh Kasubbag TU, Kepala KUA, serta perwakilan penyuluh agama lintas sektor se-Provinsi Bengkulu.
KUA Kecamatan Sindang Beliti Ulu turut berpartisipasi dalam kegiatan ini dengan mengirimkan perwakilannya, yakni Kepala KUA Sindang Beliti Ulu, Bapak Darwis, S.Ag., M.H., dan Penyuluh Agama Islam, Bapak Alam Nuari, S.Kom.I.
Dalam sesi diskusi, Bapak Alam Nuari berkesempatan menyampaikan pertanyaan langsung kepada narasumber mengenai penerapan Early Warning System (EWS) dan SiRukun dalam pembinaan masyarakat di wilayah tugas masing-masing. Beliau menyoroti bagaimana penggunaan aplikasi, pentingnya sistem ini sebagai alat bantu penyuluh agama untuk mendeteksi potensi kerawanan sosial dan memperkuat koordinasi serta siapa saja yang terlibat dalam penyelesaian konflik.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta dapat memahami secara mendalam konsep serta mekanisme kerja EWS dan SiRukun, sehingga mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga kerukunan umat beragama di Provinsi Bengkulu.
Acara berlangsung dengan lancar dan interaktif hingga selesai, mencerminkan semangat dan komitmen para penyuluh agama dalam mewujudkan masyarakat yang damai, harmonis, dan rukun.
(eri/Edwinsya)Hastag : KanwilbengkuluKemenagrejanglebong Kuasindangbelitiulu
From : KUA S. Beliti Ulu



