Dalam Ceramah Takziyah di Suro Ilir, PAI KUA Curup Utara Bahas Makna Kehidupan dan Kematian dalam Islam
Rejang Lebong (Humas) – Pada hari ini,
Jum’at (7/11/2025), Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Curup Utara Rahmat
Yudhi Septian, M.Pd memberikan ceramah takziyah di Desa Suro
Ilir, Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Kepahiang. Kegiatan ini berlangsung
dalam suasana penuh haru dan kekhusyukan, dihadiri oleh keluarga almarhum serta
masyarakat sekitar yang datang untuk memberikan doa dan dukungan moral.
Dalam ceramahnya, Rahmat Yudhi Septian, M.Pd mengajak jamaah
untuk merenungi hakikat kehidupan dan kematian sebagai bagian dari ketetapan
Allah SWT. Ia menegaskan bahwa setiap manusia pasti akan kembali kepada Sang
Pencipta, dan kematian merupakan pengingat agar manusia memperbanyak amal saleh
selama masih diberi kesempatan hidup.
“Kehidupan di dunia
hanyalah sementara. Yang kekal adalah kehidupan akhirat. Maka selama masih ada
waktu, marilah kita gunakan untuk memperbaiki diri, memperbanyak amal, dan
menjaga hubungan baik dengan sesama,” ujarnya dalam tausiah.
Selain itu, beliau juga menekankan pentingnya sikap sabar
dan ikhlas bagi keluarga yang ditinggalkan. Menurutnya, kesabaran
dalam menghadapi musibah merupakan tanda keimanan yang kuat dan bukti
kepasrahan kepada kehendak Allah SWT.
“Kematian bukanlah
akhir dari segalanya, melainkan pintu menuju kehidupan yang sebenarnya. Semoga
almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah, dan keluarga yang ditinggalkan
diberi ketabahan serta kekuatan iman,” tambahnya.
Kegiatan ceramah takziyah ini tidak hanya menjadi ajang untuk
memberikan penguatan spiritual, tetapi juga mempererat ukhuwah islamiyah antara
masyarakat Desa Suro Ilir dan jajaran KUA Curup Utara. Melalui kehadiran PAI
dalam kegiatan sosial-keagamaan seperti ini, diharapkan nilai-nilai keimanan
dan kesabaran semakin tertanam di tengah masyarakat.
Hastag : #MaknaKehidupanDanKematian#CeramahTakziyah#PAIKUACurupUtara
From : KUA Curup Utara

.jpg)

