Kepala KUA Curup Tengah Hadiri Upacara Hari Pahlawan
Rejang Lebong (Humas) — Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Curup Tengah, menghadiri upacara yang digelar di halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong, Senin (10/11). Kegiatan ini diikuti oleh jajaran Pejabat dan ASN di Lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong.
Upacara berlangsung khidmat dengan inspektur upacara Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong, Bapak H. Lukman, S.Ag, MH. Dalam amanatnya, Kakan Kemenag mengajak seluruh peserta upacara untuk meneladani semangat juang para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan bangsa. Tema peringatan Hari Pahlawan tahun ini adalah “Semangat Pahlawan untuk Masa Depan Bangsa dalam Memerangi Kemiskinan dan Kebodohan.”
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kasubbag TU, para Kepala Seksi dan Penyelenggara Kemenag Rejang Lebong, seluruh Kepala KUA Kecamatan, Kepala Madrasah Negeri dan Swasta (RA, MI, MTs, dan MA) se-Kabupaten Rejang Lebong, Ketua Pokjawas, Ketua Pokjaluh, serta seluruh pegawai di lingkungan Kantor Kementerian Agama Rejang Lebong.
Kepala Kantor Kemenag Rejang Lebong dalam amanatnya, menyampaikan pesan Menteri Sosial RI tentang makna perjuangan dan pengorbanan para pahlawan bangsa. Disebutkan bahwa kemerdekaan tidak datang dengan mudah, melainkan lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan. “Para pahlawan mengajarkan kepada kita bahwa kemerdekaan tidak jatuh dari langit. Kemerdekaan lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan,” ujar H. Lukman membacakan amanat Menteri Sosial RI.
Diijelaskan dalam amanat tentang tiga nilai utama yang dapat diteladani dari perjuangan para pahlawan bangsa, meliputi :
Pertama, kesabaran para pahlawan dalam menempuh ilmu, menyusun strategi, membangun kebersamaan, dan menunggu momentum terbaik untuk meraih kemerdekaan. Dari kesabaran itu lahirlah kemenangan, karena kemerdekaan tidak diraih dengan tergesa-gesa, melainkan ditempa oleh waktu dan keikhlasan.
Kedua, semangat mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya. Para pahlawan setelah kemerdekaan diraih tidak berebut jabatan atau balasan, melainkan kembali mengabdi kepada rakyat melalui pengajaran, pembangunan, dan karya nyata. Di sanalah letak kehormatan sejati: bukan pada posisi yang dimiliki, tetapi pada manfaat yang ditinggalkan.
Ketiga, Para pahlawan berjuang bukan untuk diri mereka sendiri, melainkan untuk generasi mendatang dan kemakmuran bangsa Indonesia. Mereka menjadikan perjuangan sebagai bagian dari ibadah, di mana darah dan air mata mereka adalah doa yang abadi bagi negeri tercinta.
Kepala KUA Curup Tengah, H. Bulkis, S.Th.I, MHI, menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam upacara ini merupakan bentuk penghormatan kepada jasa para pahlawan serta wujud nyata pengamalan nilai-nilai nasionalisme bagi ASN Kementerian Agama. “Sebagai ASN Kemenag, kita harus meneladani semangat juang para pahlawan dengan bekerja ikhlas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya usai kegiatan.
Momentum Hari Pahlawan ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat persatuan dan kerja keras untuk membangun bangsa, sekaligus memperkokoh komitmen ASN KUA Curup Tengah dalam menjalankan tugas pelayanan dan pembinaan keagamaan di tengah masyarakat.
(Ebit Iswandi/Edwinsya)Hastag : #KUACurupTengah#PeringatanHariPahlawan#
From : KUA Curup Tengah

.jpg)

