Kepala MTsN 1 Rejang Lebong Hadiri Talk Show “Begesah” di Balai Diklat Keagamaan Palembang
Rejang Lebong (HUMAS)---- Kepala MTsN 1 Rejang Lebong menghadiri acara talk show pendidikan bertajuk “Begesah: Menautkan Rasa, Menebar Cinta, Menghidupkan Kurikulum Berbasis Cinta”, yang digelar pada Malam Rabu, 11 November 2025, bertempat di Balai Diklat Keagamaan (BDK) Palembang.
Acara talk show “Begesah” merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Diklat Kepemimpinan Berbasis Cinta (KBC) yang diselenggarakan oleh BDK Palembang. Program ini dirancang untuk membangun pola kepemimpinan yang humanis, menyentuh hati, dan berlandaskan nilai spiritual, sejalan dengan semangat penguatan pendidikan karakter di madrasah dan lembaga pendidikan Islam.
Dalam kegiatan tersebut, Kurikulum Berbasis Cinta menjadi isu utama yang dibahas, sebagai pendekatan baru dalam mengelola lembaga pendidikan agar lebih menyentuh kebutuhan peserta didik, guru, serta lingkungan madrasah. Adapun tujuan utama kegiatan ini meliputi:
-
Menguatkan konsep kepemimpinan berbasis cinta dalam lingkungan pendidikan.
-
Menggugah para kepala madrasah dan peserta diklat untuk menghadirkan budaya sekolah yang ramah, empatik, dan menyenangkan.
-
Membangun jejaring dan kolaborasi lintas provinsi dalam pengembangan kurikulum berbasis karakter.
-
Memotivasi peserta agar mampu menerapkan nilai cinta dalam manajemen, pembelajaran, dan pelayanan pendidikan.
Acara “Begesah” diikuti oleh peserta Diklat Kepemimpinan Berbasis Cinta dari lima provinsi, yaitu Sumatera Selatan, Lampung, Bangka Belitung, Bengkulu, dan Riau. Kehadiran peserta dari berbagai daerah menciptakan suasana akademik yang kaya gagasan serta memperluas ruang kolaborasi antardaerah dalam penguatan pendidikan karakter.
Kegiatan ini semakin istimewa dengan kehadiran Rektor UIN Raden Fatah Palembang, Prof. Dr. Muhammad Adil, M.A., dan Kepala Kanwil Kementerian Agama Sumatera Selatan, Dr. Syafitri Irwan, S.Ag., M.Pd.I., bersama para inspirator yang memberikan pandangan dan pengalaman tentang implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dalam dunia pendidikan.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala MTsN 1 Rejang Lebong turut memberikan pandangan terkait penerapan kurikulum berbasis cinta di madrasah. Beliau berbagi pengalaman dalam membangun kedekatan emosional antara guru dan peserta didik, serta menciptakan suasana belajar yang menggembirakan dan penuh kasih.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta diklat, khususnya para kepala madrasah, mampu:
-
Menerapkan nilai-nilai cinta, empati, dan keteladanan dalam kepemimpinan.
-
Mewujudkan iklim madrasah yang harmonis dan saling menghargai.
-
Mengembangkan kurikulum berbasis cinta sebagai spirit baru penguatan karakter.
-
Memperluas kolaborasi dan inovasi pendidikan di berbagai provinsi peserta.
MTsN 1 Rejang Lebong berkomitmen untuk membawa semangat “Begesah” sebagai langkah nyata dalam membangun madrasah yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kaya akan nilai kasih, akhlak, dan kemanusiaan.
(Dr. Yuhmir, M.Pd.I/Prada Utama, S.I.Kom)Hastag : #MTs Negeri 1 Rejang Lebong
From : MTsN 1

.jpg)

