Perkuat Solidaritas Menyambut Natal dan Tahun Baru 2026, FKUB Rejang Lebong Gelar Dialog Kerukunan
Rejang Lebong (Humas) ---- Dalam rangka memperkuat harmoni dan solidaritas antarumat beragama menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) menggelar kegiatan Dialog Kerukunan pada Kamis (20/11/2025). Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat FKUB Rejang Lebong tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kemenag Rejang Lebong, H. Lukman, S.Ag., M.H.
Acara dialog dihadiri oleh berbagai unsur lintas agama, termasuk perwakilan ASN Kantor Kemenag Rejang Lebong, penyuluh agama Islam, perwakilan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), perwakilan Muhammadiyah, perwakilan gereja Kristen dan Katolik, serta tokoh Hindu dan Buddha. Kehadiran para tokoh lintas iman ini menandai komitmen bersama dalam menjaga stabilitas, toleransi, dan kerukunan di tengah masyarakat yang majemuk.
Dialog ini menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai lembaga pemerintahan dan penegak hukum, antara lain:
  • Kepala Kantor Kemenag Rejang Lebong, H. Lukman, S.Ag., M.H.
  • Plt. Kepala Badan Kesbangpol Rejang Lebong, Pranoto, S.T., M.Si.
  • Kasi Intel Kejaksaan Negeri Rejang Lebong, Hendra Mubarok
  • Kanit 3 Sat Intelkam Polres Rejang Lebong, Ipda Taufik Hendarman, S.H.
Kegiatan dipandu oleh Ketua FKUB Rejang Lebong, Drs. H. Suhardihirol, M.Pd., yang bertindak sebagai moderator.
Para narasumber memberikan pemaparan mengenai pentingnya menjaga stabilitas keamanan, membangun komunikasi lintas agama yang sehat, serta memperkuat sinergi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat dalam menciptakan suasana kondusif menjelang momentum besar keagamaan.
Dalam sambutannya sekaligus membuka acara secara resmi, Kepala Kantor Kemenag Rejang Lebong menegaskan pentingnya menjaga keharmonisan meskipun masyarakat hidup dalam keberagaman agama.
“Acara ini mengingatkan kita akan pentingnya kebersamaan di antara perbedaan. Mari kita bersama-sama menjaga dan merawat kerukunan umat beragama di Rejang Lebong ini,” ujar H. Lukman.
Ia menambahkan bahwa dialog lintas agama seperti ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Kemenag untuk memastikan perayaan hari besar keagamaan berlangsung dengan aman, damai, dan penuh kebersamaan.
Ketua FKUB Rejang Lebong, Drs. H. Suhardihirol, M.Pd., dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan dialog ini tidak hanya bertujuan memperkuat kerukunan, tetapi juga menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam menjaga kondusivitas wilayah.
“Harapan kita adalah menunjukkan dukungan kita kepada pemerintah demi keberlangsungan pembangunan, khususnya di Kabupaten Rejang Lebong,” tuturnya.
Beliau juga kembali menekankan pentingnya menjaga kerukunan umat beragama sebagai kunci terciptanya masyarakat yang aman, damai, dan sejahtera.
Melalui kegiatan dialog ini, Kemenag Rejang Lebong dan FKUB berharap seluruh peserta dapat memperkuat kesadaran kolektif, meningkatkan toleransi, serta mempererat hubungan baik antarumat beragama. Menjelang Natal dan Tahun Baru 2026, kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memastikan kehidupan sosial masyarakat tetap harmonis dan penuh kebersamaan.
(Edwin/Edwinsya)Hastag : #kemenagrejanglebong
From : Kemenag



