BRUS Kemenag Rejang Lebong Edukasi 100 Siswa MAN Curup tentang Bahaya Pernikahan Usia Dini dan Pentingnya Remaja Sehat Qurani
Rejang Lebong (Humas) --- Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong kembali menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) sebagai langkah strategis dalam memperkuat edukasi generasi muda mengenai bahaya dan dampak perkawinan usia dini. Kegiatan ini berlangsung di Aula MAN Curup pada Kamis (27/11) dan diikuti oleh 100 siswa kelas X dan XI.
Kegiatan BRUS dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kemenag Rejang Lebong, yang diwakili oleh Kasi Bimas Islam Drs. H. Ahmad Hafizuddin, M.H.I. Turut hadir Kepala MAN Curup, H. Yusrijal, M.Pd, serta narasumber bersertifikat Bimbingan Perkawinan (Bimwin), Bapak Bastul Birri, S.Sos.
Dalam sambutannya, Drs. H. Ahmad Hafizuddin, M.H.I menekankan bahwa remaja sebagai generasi penerus bangsa harus dibekali pemahaman yang komprehensif mengenai risiko dan konsekuensi dari perkawinan usia dini. Edukasi sejak dini dianggap sangat penting untuk membentuk pola pikir yang matang dan membantu para siswa menentukan langkah masa depan dengan bijaksana.
“Kami berharap para siswa dapat memahami secara benar mengenai pencegahan pernikahan dini, termasuk konsekuensi sosial, kesehatan, maupun psikologis yang dapat timbul. Remaja harus tumbuh dengan kesiapan mental, pendidikan yang baik, dan perencanaan masa depan yang jelas,” ungkapnya.
Kepala MAN Curup, H. Yusrijal, M.Pd, juga memberikan apresiasi atas kolaborasi antara pihak madrasah dan Kemenag Rejang Lebong. Ia menilai bahwa kegiatan BRUS sangat relevan dengan tantangan remaja saat ini dan menjadi upaya nyata dalam memberikan pembinaan karakter, moral, serta peningkatan wawasan generasi muda.
Pada sesi materi, narasumber Bastul Birri, S.Sos, menyampaikan materi bertema “Remaja Sehat, Remaja Qurani”. Ia mengajak para siswa untuk membangun pribadi yang kuat, sehat secara fisik dan mental, serta berpegang teguh pada nilai-nilai Al-Qur’an dalam menghadapi dinamika kehidupan remaja masa kini.
Melalui kegiatan ini, para siswa MAN Curup diharapkan semakin memahami pentingnya menunda usia perkawinan demi memaksimalkan potensi diri, menyelesaikan pendidikan, serta mempersiapkan masa depan yang lebih cerah. Kemenag Rejang Lebong menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program pembinaan yang konstruktif dalam rangka mencetak generasi muda yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berakhlakul karimah.
(slamet cahyadi sani/Edwinsya)Hastag : kua sindang kelingi
From : KUA S. Kelingi

.jpg)

