MIN 1 Rejang Lebong Jadikan Lomba Story Telling sebagai Ajang Pencarian Bakat Siswa Berprestasi
Rejang Lebong (Humas) – MIN 1 Rejang Lebong kembali menghadirkan kegiatan edukatif penuh makna melalui Lomba Story Telling Cerita Daerah yang berlangsung pada Jumat (21/11/2025) di ruang kelas madrasah. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan siswa-siswi dari kelas 3, 4, 5, dan 6. Selain menjadi ajang pelestarian budaya Nusantara, lomba ini juga dirancang sebagai sarana pencarian bakat bagi siswa-siswi berbakat dalam bidang seni bercerita dan literasi.
Kepala Madrasah, Mufidatul Chairi, S.Ag., M.Pd.I, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi terhadap antusias dan semangat peserta didik yang tampil penuh percaya diri. Ia menegaskan bahwa lomba ini tidak hanya sebagai hiburan, namun bagian dari strategi madrasah untuk menumbuhkan kemampuan komunikasi, keterampilan bahasa, dan rasa percaya diri siswa. “Perlombaan ini dilaksanakan dalam rangka memeriahkan Hari Guru Nasional tahun 2025, selain itu kita juga mencari bakat dan siap mengembangkan potensi siswa dari ajang lomba ini,” tegasnya.
Lebih jauh, Mufidatul Chairi menjelaskan bahwa MIN 1 Rejang Lebong terus berkomitmen mengembangkan kompetensi siswa di berbagai bidang akademik maupun non-akademik melalui kegiatan-kegiatan positif. Ia berharap lomba bercerita seperti ini dapat menjadi wadah bagi peserta didik untuk mencintai budaya daerah sekaligus menguasai kemampuan public speaking sejak dini.
Lomba Story Telling semakin menarik dengan beragam cerita daerah yang dibawakan peserta. Salah satu juri, Randi Sefto Fanedi, S.Pd, mengungkapkan kekagumannya atas penampilan siswa yang tampil all-out dengan ekspresi, intonasi suara, dan penjiwaan tokoh yang sangat baik. “Berbagai cerita daerah yang dibawakan siswa baik dari daerah Rejang Lebong, Bengkulu, Sumatra Barat, Sumatera Utara, Jawa, dan daerah lainnya. Kami melihat banyak potensi luar biasa dari siswa-siswi MIN 1 Rejang Lebong,” ujarnya.
Randi menambahkan bahwa siswa yang meraih juara pada kegiatan ini tidak hanya berhenti sampai pada tahap lomba internal madrasah, namun akan dibina lebih lanjut untuk mengikuti lomba tingkat Kabupaten Rejang Lebong. “Lebih lanjut, para pemenang akan kita masukkan ke pelatihan dan bimbingan untuk dipersiapkan dalam lomba bercerita di tingkat Kabupaten Rejang Lebong yang akan dilaksanakan pada bulan Mei tahun depan (2026),” jelasnya.
Pelaksanaan lomba berlangsung dengan penuh semangat dan dukungan dari para guru wali kelas serta orang tua siswa yang hadir menyaksikan. Para peserta menunjukkan penampilan terbaik mereka, mulai dari kostum, properti pendukung, hingga gaya penyampaian yang memikat. Suasana lomba tampak begitu hidup dan memberi pengalaman yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga edukatif bagi seluruh peserta dan penonton.
Kegiatan Lomba Story Telling Cerita Daerah ini diharapkan menjadi momentum untuk menumbuhkan kecintaan siswa terhadap budaya lokal serta meningkatkan kemampuan literasi dan keberanian berbicara di depan publik. Semangat siswa dan komitmen pihak madrasah dalam mengembangkan bakat anak menjadi wujud nyata peran pendidikan dalam membentuk generasi unggul, berkarakter, dan mencintai warisan budaya bangsa.
(Habsa Aryati, S.Pd/Prada Utama, S.I.Kom)Hastag : #MIN1RejangLebong #Humas
From : MIN 1

.jpg)

