Safari Jum’at KUA Sindang Beliti Ulu Ajak Masyarakat Perkuat Amalan Mitigasi Langit
Rejang Lebong (Humas) – Jum’at (12/12) pukul 11.45 WIB, penyuluh agama KUA Sindang Beliti Ulu, Alam Nuari, S.Kom.I, bersama lima rekan lainnya melaksanakan kegiatan Safari Jum’at di Masjid Al-Hijaz Desa Lubuk Alai. Turut hadir dalam rombongan tersebut antara lain Burhannawai, S.Sos (Penata Layanan Operasional), Eri, S.Pd (Penata Layanan Operasional), Irjuwanda (Operator Layanan Operasional), serta Zerdino, S.Pd.I (Penyuluh).
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari instruksi Kanwil Kementerian Agama Bengkulu, yang disampaikan oleh Dr. H. Saefudin, S.Ag., M.Si, mengenai pentingnya menyosialisasikan Amalan Mitigasi Langit berupa zikir dan doa kepada masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Sindang Beliti Ulu. Imbauan tersebut berkaitan dengan meningkatnya potensi bencana alam akibat cuaca ekstrem.
Pada kesempatan tersebut, Alam Nuari bertindak sebagai petugas khutbah Jum’at. Dalam khutbahnya, ia mengingatkan jamaah akan pentingnya menjaga kelestarian alam. Menurutnya, kerusakan lingkungan dapat memicu bencana dan menjadi bentuk “kemurkaan alam” terhadap perilaku manusia yang lalai dalam memelihara ciptaan Tuhan.
Setelah pelaksanaan Sholat Jum’at, jamaah bersama rombongan KUA melanjutkan dengan shalat Ghaib untuk mendoakan para korban yang meninggal akibat bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Sebelum meninggalkan lokasi, Alam Nuari kembali memberikan pesan khusus kepada Imam Desa Lubuk Alai, Bapak Nata Kusuma. Ia mengingatkan agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan mengingat curah hujan di wilayah Sindang Beliti Ulu sedang berada pada intensitas tinggi. Hal ini penting untuk meminimalisir risiko banjir, longsor, maupun bencana lain.
Imam Desa Lubuk Alai menyambut baik imbauan tersebut. Ia menegaskan bahwa langkah reboisasi hutan sangat penting dalam menjaga ekosistem yang alami dan asri. Upaya penghijauan dinilai mampu memperkuat daya dukung alam dan mengurangi dampak bencana.
Kegiatan Safari Jum’at ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara KUA dan masyarakat serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan dan memperbanyak doa sebagai bentuk ikhtiar spiritual menghadapi kondisi alam yang tidak menentu.
(eri/Edwinsya)Hastag : KanwilbengkuluKemenagrejanglebong Kuasindangbelitiulu
From : KUA S. Beliti Ulu

.jpg)

