DAERAH
PENDIDIKAN
15 Desember 2025
178
Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1
Wujudkan Madrasah Ramah Inklusi, Guru MIN 1 Rejang Lebong Ikuti Pelatihan Pendidikan Inklusif Dasar
Rejang Lebong (Humas) – Dalam upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme pendidik, guru Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Rejang Lebong mengikuti Pelatihan Pendidikan Inklusif Berjenjang Tingkat Dasar melalui Aplikasi Massive Open Online Course (MOOC) Pintar Kementerian Agama Republik Indonesia. Pelatihan ini dilaksanakan dengan beban belajar sebanyak 40 Jam Pelajaran (JP) yang berlangsung sejak tanggal 11 hingga 15 Desember 2025.
Pelatihan Pendidikan Inklusif Berjenjang Tingkat Dasar ini bertujuan untuk membekali guru dengan pemahaman dan keterampilan dasar dalam memberikan layanan pendidikan yang ramah dan adil bagi seluruh peserta didik, termasuk anak berkebutuhan khusus. Melalui platform MOOC Pintar Kemenag RI, para guru mengikuti materi secara daring yang meliputi konsep pendidikan inklusif, strategi pembelajaran, serta penilaian yang berorientasi pada keberagaman peserta didik.
Kepala MIN 1 Rejang Lebong, Mufidatul Chairi, S.Ag., M.Pd.I, menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif para guru dalam mengikuti pelatihan tersebut. Ia menegaskan bahwa pendidikan inklusif merupakan kebutuhan yang tidak dapat dihindari di era pendidikan saat ini. “Pelatihan ini sangat penting untuk menambah wawasan dan keterampilan guru dalam melayani seluruh peserta didik tanpa terkecuali. Saya berharap ilmu yang diperoleh dapat langsung diimplementasikan dalam proses pembelajaran di madrasah,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Koordinator Bidang Kurikulum MIN 1 Rejang Lebong, Hilda Kurniati, S.Pd.I, menjelaskan bahwa pelatihan ini menjadi bagian dari strategi pengembangan kurikulum yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan siswa. “Melalui pelatihan pendidikan inklusif ini, guru diharapkan mampu menyesuaikan perangkat pembelajaran sehingga lebih ramah terhadap keberagaman kemampuan dan karakter peserta didik,” jelasnya.
Salah satu peserta pelatihan, Randi Sefto Fanedi, S.Pd, mengungkapkan antusiasmenya dalam mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan melalui MOOC Pintar Kemenag RI memberikan pengalaman belajar yang fleksibel namun tetap bermakna. “Materi yang disajikan sangat relevan dengan kondisi di lapangan. Kami menjadi lebih memahami bagaimana menciptakan suasana belajar yang inklusif dan menyenangkan bagi semua siswa,” tuturnya.
Dengan mengikuti pelatihan ini, guru MIN 1 Rejang Lebong menunjukkan komitmennya untuk terus berinovasi dan mengembangkan profesionalisme sebagai pendidik. Diharapkan, hasil dari pelatihan Pendidikan Inklusif Berjenjang Tingkat Dasar ini dapat meningkatkan kualitas layanan pendidikan di MIN 1 Rejang Lebong, sehingga madrasah mampu menjadi lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan inklusif bagi seluruh peserta didik.
(Habsa Aryati, S.Pd/Prada Utama, S.I.Kom)
Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1

.jpg)

