Pengurus Kampung Zakat Kemenag Rejang Lebong Salurkan Bantuan Pemberdayaan Produktif di Desa Tasikmalaya
Rejang
Lebong (HUMAS)--- Pengurus Kampung Zakat Kementerian Agama Kabupaten Rejang
Lebong melaksanakan kunjungan ke Desa Tasikmalaya,
pada Sabtu (13 Desember 2025), dalam rangka penyaluran bantuan pemberdayaan
kepada kelompok produktif Kampung Zakat Desa Tasikmalaya. Kegiatan ini
merupakan bagian dari komitmen Kementerian Agama dalam mendukung peningkatan
kesejahteraan ekonomi masyarakat berbasis zakat.
Dalam kunjungan tersebut, pengurus Kampung Zakat
menyalurkan bantuan kepada sejumlah kelompok usaha produktif yang telah dibina,
di antaranya kelompok peternak kambing, peternak ikan lele, kelompok budidaya
jahe merah, serta kelompok Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pengolahan
kerupuk jangek. Bantuan yang diberikan diharapkan mampu memperkuat modal usaha
serta meningkatkan kapasitas produksi masing-masing kelompok.
Kampung Zakat merupakan program pemberdayaan
masyarakat hasil kolaborasi antara Kementerian Agama Republik
Indonesia dan Badan Amil Zakat Nasional
(BAZNAS). Program ini memanfaatkan dana zakat, infak, dan
sedekah (ZIS) untuk mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan
ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah miskin, tertinggal, dan terpencil
(3T).
Melalui program Kampung Zakat, masyarakat tidak
hanya menerima bantuan bersifat konsumtif, tetapi juga didorong untuk
mengembangkan potensi ekonomi produktif. Pendekatan yang dilakukan berorientasi
pada perubahan pola pikir, dari semula sebagai mustahik
(penerima zakat) menjadi munfiq
(pemberi zakat), melalui berbagai program edukasi, bantuan modal usaha,
pendampingan, serta penguatan nilai-nilai keislaman dan semangat gotong royong.
Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kementerian Agama
Kabupaten Rejang Lebong, H. Alfuadi, S.Ag., M.H.,
dalam keterangannya menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk nyata
kehadiran negara dalam mendampingi dan memberdayakan masyarakat melalui dana
zakat yang dikelola secara profesional dan amanah.
“Program Kampung Zakat tidak hanya berfokus pada
penyaluran bantuan, tetapi juga pada proses pendampingan agar masyarakat mampu
mandiri secara ekonomi. Kami berharap bantuan yang diberikan kepada kelompok
produktif di Desa Tasikmalaya dapat berkembang secara berkelanjutan dan
memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa sinergi antara
Kementerian Agama, BAZNAS, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kunci utama
keberhasilan program Kampung Zakat. Dengan pengelolaan yang tepat dan partisipasi
aktif dari masyarakat, Kampung Zakat diharapkan mampu menjadi model
pemberdayaan ekonomi umat yang berkelanjutan.
Kegiatan kunjungan dan penyaluran bantuan ini
disambut antusias oleh masyarakat Desa Tasikmalaya. Para penerima manfaat
berharap dukungan yang diberikan dapat membantu mengembangkan usaha mereka,
meningkatkan pendapatan keluarga, serta mendorong terciptanya kemandirian
ekonomi di tingkat desa.
Melalui
program Kampung Zakat, Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong terus berupaya
menghadirkan zakat sebagai instrumen strategis dalam pembangunan sosial dan
ekonomi umat, sekaligus memperkuat peran zakat sebagai solusi nyata dalam
pengentasan kemiskinan.
(PRADA/Prada Utama, S.I.Kom)
Hastag : #kemenagrl #rejanglebong
From : Kemenag

.jpg)

