Wujud Nyata Moderasi Beragama: Penyuluh KUA Sindang Kelingi Perkuat Sinergi di Rakor IPARI
Rejang Lebong (Humas) — Semangat kebersamaan dan toleransi beragama terpancar
kuat dalam Rapat Koordinasi (Rakor)
Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Rejang Lebong
yang digelar di Resto Rakiti, Curup,
Selasa (16/12). Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, para penyuluh agama
lintas iman berkumpul untuk menyatukan visi pelayanan sekaligus menguatkan doa demi
terwujudnya harmoni sosial di tengah masyarakat.
Kegiatan
strategis ini dibuka langsung oleh Kepala
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong, H. Lukman, S.Ag., M.H.
Dalam arahannya yang inspiratif, ia menegaskan peran sentral penyuluh agama sebagai
representasi wajah Kementerian Agama di tengah masyarakat.
“Penyuluh adalah garda terdepan. Tugas kalian bukan
hanya membina umat dalam aspek ritual keagamaan, tetapi juga menjadi perekat
sosial melalui penguatan nilai-nilai moderasi beragama,” tegas H. Lukman di hadapan para
peserta.
Komitmen
terhadap agenda tersebut juga ditunjukkan oleh KUA Kecamatan Sindang Kelingi yang mengirimkan delegasi
penyuluhnya, yakni Slamet Cahyadi Sani,
Septi Arjuani, dan Susilawati. Kehadiran mereka melengkapi barisan
penyuluh Islam dan Kristen se-Kabupaten Rejang Lebong yang bertekad memperkuat
komunikasi dan kolaborasi lintas agama.
Rakor
ini turut dihadiri jajaran pejabat Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong,
di antaranya Kasubbag Tata Usaha, Kasi
Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, Penyelenggara Bimas Kristen, serta Ketua
IPARI Kabupaten Rejang Lebong. Kehadiran para pemangku kebijakan
tersebut menegaskan pentingnya sinergi antara struktural dan fungsional dalam
pelayanan keagamaan.
Momen
paling berkesan dalam kegiatan ini adalah doa bersama lintas agama yang dilaksanakan dengan penuh khidmat.
Doa tersebut tidak sekadar menjadi rangkaian seremoni, melainkan simbol
persatuan dan harapan agar pelayanan keagamaan di Kabupaten Rejang Lebong
senantiasa membawa dampak sosial yang positif dan menyejukkan bagi seluruh
lapisan masyarakat.
Selain
doa bersama, Rakor IPARI juga difokuskan pada evaluasi kinerja serta pembahasan
strategi adaptasi penyuluh menghadapi tantangan zaman. Diharapkan, sepulang
dari rakor ini, para penyuluh termasuk tim dari KUA Sindang Kelingi semakin
profesional, responsif, dan adaptif dalam menjalankan tugas pembinaan umat
serta menjaga harmoni kehidupan beragama di wilayah binaan masing-masing.
Hastag : kua sindang kelingi
From : KUA S. Kelingi



.jpg)