Melestarikan Budaya Lokal, Siswa MTs Muhammadiyah Curup Unjuk Bakat di Lomba Solo Song Lagu Daerah
Rejang Lebong (HUMAS)---- Class Meeting di MTs Muhammadiyah Curup tidak hanya fokus pada kegiatan fisik, tetapi juga menjadi wadah pengembangan bakat seni dan kecintaan terhadap budaya. Hari ini, aula madrasah dipenuhi dengan alunan merdu dalam ajang Lomba Solo Song Lagu Daerah. (17.12)
Lomba ini bertujuan untuk menanamkan rasa bangga dan melestarikan kekayaan lagu-lagu tradisional, khususnya lagu-lagu daerah Bengkulu dan sekitarnya. Setiap kelas mengirimkan wakil terbaiknya untuk menampilkan kemampuan olah vokal mereka di hadapan dewan juri dan penonton.
Guru Seni Budaya, Bapak Imam Rifai, S.Pd., selaku koordinator lomba, menjelaskan pentingnya kegiatan ini.
“Lagu daerah adalah identitas kita. Melalui lomba ini, kami ingin memastikan bahwa generasi muda MTs Muhammadiyah Curup tidak hanya fasih menyanyikan lagu modern, tetapi juga memahami dan mencintai warisan budaya kita sendiri. Penilaian tidak hanya pada kualitas vokal, tapi juga pada penjiwaan dan penguasaan lirik lagu daerah yang dibawakan,” jelas Ibu Devi.
Para peserta tampil dengan beragam pilihan lagu daerah. Ada yang membawakan dengan iringan musik sederhana, dan ada pula yang tampil dengan penuh penghayatan, berhasil membawa penonton merasakan suasana kampung halaman. Apresiasi tertinggi diberikan kepada peserta yang mampu membawakan lagu dengan artikulasi lirik daerah yang jelas dan intonasi yang tepat.
Setelah melalui penilaian yang ketat dari dewan juri, Anisa Putri dari Kelas IXB berhasil meraih juara pertama berkat penampilan vokalnya yang memukau dan penghayatan yang mendalam terhadap laguYo Botoi-Botoi.
Lomba Solo Song Lagu Daerah ini menutup rangkaian Class Meeting seni dengan catatan indah, membuktikan bahwa bakat siswa MTs Muhammadiyah Curup di bidang seni suara dan budaya sangat potensial.
(M RAGA YUSUF /Prada Utama, S.I.Kom)Hastag : #MTsmuhammadiyahcurup
From : MTs Muhammadiyah



.jpg)