DAERAH
PENDIDIKAN
18 Desember 2025
155
Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1
Belajar Keberagaman Budaya, Siswa Kelas 1A MIN 1 Rejang Lebong Tampilkan Karya Miniatur Rumah Adat dan Rumah Ibadah
Rejang Lebong (Humas) – Siswa Kelas 1A Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Rejang Lebong menunjukkan kreativitas dan semangat belajar melalui kegiatan pengumpulan karya bertema Rumah Adat Daerah Indonesia dan Rumah Ibadah. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu (17/12/2025) di ruang kelas sebagai bagian dari pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PKn) tentang keanekaragaman budaya sejak usia dini.
Kegiatan tersebut dirancang dengan pendekatan sederhana, konkret, dan visual agar mudah dipahami oleh siswa kelas 1. Melalui karya yang dibuat, siswa diperkenalkan pada beragam rumah adat dari berbagai daerah di Indonesia serta berbagai jenis rumah ibadah yang ada, sebagai wujud kekayaan dan keberagaman bangsa Indonesia yang patut disyukuri dan dihargai bersama.
Koordinator Bidang Kurikulum MIN 1 Rejang Lebong, Hilda Kurniati, S.Pd.SD, menjelaskan bahwa materi keanekaragaman budaya sangat penting dikenalkan sejak dini. “Melalui pengenalan rumah adat dan rumah ibadah, siswa diajak memahami bahwa setiap daerah dan setiap agama memiliki ciri khas masing-masing. Perbedaan tersebut bukan untuk dipertentangkan, melainkan sebagai kekayaan bangsa yang harus dihargai dan disyukuri,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan praktik seperti membuat karya akan lebih mudah dipahami oleh siswa. “Anak-anak kelas 1 lebih cepat belajar jika disertai visual dan aktivitas langsung. Dengan melihat, mendengar cerita, lalu membuat karya, mereka akan lebih mengingat dan memahami makna toleransi serta keberagaman,” tambah Hilda.
Sementara itu, Wali Kelas 1A Roslaimurti, S.Pd.SD menyampaikan bahwa dalam pembelajaran ini siswa dikenalkan berbagai contoh rumah adat, seperti Rumah Joglo dari Jawa dan Rumah Honai dari Papua, serta berbagai rumah ibadah seperti masjid, gereja, pura, dan wihara. “Kami menjelaskan bahwa setiap rumah adat memiliki keunikan sesuai budaya dan kondisi alam daerahnya. Begitu juga dengan rumah ibadah, setiap agama memiliki tempat ibadah yang harus dihormati bersama,” jelasnya.
Menurut Roslaimurti, kegiatan ini juga bertujuan menanamkan sikap toleransi sejak dini. “Anak-anak diajak untuk memahami sikap sederhana seperti tidak gaduh saat melewati tempat ibadah dan menghargai teman yang berbeda agama. Nilai-nilai ini sangat penting untuk membentuk karakter siswa ke depan,” ungkapnya.
Salah satu siswa Kelas 1A, Akira Anindita, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. “Aku senang membuat rumah adat dan rumah ibadah. Aku jadi tahu ada banyak rumah yang berbeda-beda di Indonesia dan kita harus saling menghormati,” tuturnya dengan antusias.
Melalui kegiatan ini, MIN 1 Rejang Lebong berharap siswa tidak hanya mengenal keanekaragaman budaya Indonesia secara pengetahuan, tetapi juga mampu menumbuhkan rasa bangga, saling menghargai, dan hidup rukun dalam keberagaman sejak usia dini.
(Habsa Aryati, S.Pd/Prada Utama, S.I.Kom)
Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1



.jpg)