DAERAH
PENDIDIKAN
20 Desember 2025
50
Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1
Guru MIN 1 Rejang Lebong Siap Ikuti AKGTK Madrasah Tahun 2025
Rejang Lebong (Humas) – Guru dan tenaga kependidikan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Rejang Lebong menyatakan kesiapan untuk mengikuti Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK) Madrasah Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI). Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional untuk meningkatkan mutu dan profesionalisme pendidik di lingkungan madrasah.
Hal tersebut disampaikan oleh Viona Deranti selaku Staf Operator MIN 1 Rejang Lebong saat diwawancarai di ruang Tata Usaha (TU) pada Sabtu (20/12/2025). Ia mengungkapkan bahwa sebanyak 15 guru MIN 1 Rejang Lebong awalnya terdaftar sebagai peserta AKGTK tahun ini.
“Sebanyak 15 guru MIN 1 Rejang Lebong masuk dalam daftar peserta AKGTK. Mereka terdiri dari guru kelas dan guru mata pelajaran agama,” jelas Viona Deranti. Namun demikian, ia menambahkan bahwa dari jumlah tersebut terdapat dua guru yang telah berpindah tugas.
“Dua guru tersebut yakni Endah Cahyo Rini dan Melda Delviana yang telah lulus seleksi PPPK tahap 2 dan saat ini sudah pindah tugas. Jadi, ada 13 guru yang masih aktif berdinas di MIN 1 Rejang Lebong dan siap mengikuti AKGTK,” lanjutnya.
Viona juga menyampaikan bahwa pelaksanaan AKGTK dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni pada Senin dan Selasa (22 dan 23 Desember 2025). Asesmen ini akan dilaksanakan secara daring melalui aplikasi resmi AKGTK yang dapat diakses pada laman akgtk.kemenag.go.id.
Lebih lanjut, AKGTK merupakan program strategis Kementerian Agama RI yang bertujuan untuk memetakan kompetensi pedagogik dan profesional guru, kepala madrasah, serta pengawas madrasah. Hasil dari pemetaan ini diharapkan mampu memberikan gambaran objektif terkait kualitas sumber daya manusia di lingkungan madrasah.
Kepala MIN 1 Rejang Lebong, Mufidatul Chairi, S.Ag., M.Pd.I, turut menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan AKGTK tersebut. Ia menegaskan bahwa asesmen ini memiliki peran penting dalam peningkatan mutu pendidikan madrasah ke depan.
“Hasil dari AKGTK akan digunakan oleh Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah sebagai dasar penyusunan kebijakan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB), sekaligus sebagai upaya peningkatan kualitas pembelajaran di madrasah,” ungkap Mufidatul Chairi.
Ia berharap seluruh guru yang mengikuti AKGTK dapat melaksanakan asesmen dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab, sehingga hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan kompetensi dan menjadi pijakan untuk pengembangan profesional guru secara berkelanjutan di MIN 1 Rejang Lebong.
(Randi Sefto Fanedi, S.Pd/Prada Utama, S.I.Kom)
Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1

.jpg)

