Rejang Lebong (Humas) — Pada hari ini Jum’at (19/12), Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Curup Utara, Siti Rodiatul Kholidawati, S.H.I, melaksanakan kegiatan penyuluhan fikih jenazah kepada ibu-ibu Majelis Taklim Nurul Islam. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman praktis dan benar terkait tata cara pengurusan jenazah sesuai tuntunan syariat Islam.
Dalam penyuluhan tersebut, Siti Rodiatul Kholidawati menekankan pentingnya adab, kehati-hatian, dan kelembutan saat melepaskan pakaian mayit. Ia menjelaskan bahwa proses tersebut harus dilakukan dengan baik dan perlahan, dianalogikan seperti membuka pakaian bayi, agar tetap menjaga kehormatan dan martabat jenazah.
“Jenazah harus diperlakukan dengan penuh adab dan kasih sayang. Melepaskan pakaiannya tidak boleh tergesa-gesa, melainkan dilakukan secara perlahan dan tertutup, agar auratnya tetap terjaga,” jelasnya di hadapan para peserta.
Para ibu-ibu Majelis Taklim tampak antusias mengikuti penyuluhan, karena materi yang disampaikan bersifat aplikatif dan sering dibutuhkan di tengah masyarakat. Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan sesi tanya jawab seputar praktik pengurusan jenazah yang kerap dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, PAI KUA Curup Utara berharap masyarakat, khususnya kaum ibu, memiliki pemahaman yang benar tentang fikih jenazah serta mampu mengamalkannya dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan sesuai ajaran Islam.