Sentuh Hati Remaja di Hari Ibu, Penyuluh KUA Curup Ajak RISMA Al-Atariyah Jadi Anak Saleh dan Membanggakan Orang Tua
Rejang Lebong (Humas) — Momentum peringatan Hari Ibu dimanfaatkan Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Curup, Ibu Oli Sholihat, S.Ag, untuk menanamkan nilai-nilai bakti dan kasih sayang kepada generasi muda. Bertempat di Masjid Al-Atariyah Tarbiyah Kelurahan Air Rambai, beliau menyampaikan materi bertema cara menjadi anak yang saleh dan membanggakan kedua orang tua menurut ajaran Islam kepada Remaja Islam Masjid (RISMA). (22/12)
Dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan, Ibu Oli Sholihat mengajak para remaja untuk lebih berani mengekspresikan rasa cinta, hormat, dan terima kasih kepada orang tua, khususnya kepada ibu. Menurutnya, Hari Ibu bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan momen refleksi untuk memperbaiki sikap dan perilaku anak terhadap orang tua dalam kehidupan sehari-hari.
“Berbakti kepada orang tua adalah perintah Allah yang sangat agung. Anak yang saleh bukan hanya rajin beribadah, tetapi juga mampu menjaga tutur kata, bersikap lembut, serta membahagiakan hati kedua orang tuanya, terutama ibu yang telah mengandung, melahirkan, dan membesarkan dengan penuh pengorbanan,” ujar Ibu Oli dalam penyampaiannya.
Ia menekankan bahwa bentuk kasih sayang kepada orang tua dapat diwujudkan melalui hal-hal sederhana namun bermakna, seperti membantu pekerjaan rumah, mendoakan orang tua setiap selesai salat, berbicara dengan sopan, serta menjauhi perilaku yang dapat menyakiti hati mereka. Remaja juga diajak untuk meneladani kisah-kisah dalam Al-Qur’an dan hadis tentang keutamaan berbakti kepada orang tua.
Kegiatan ini disambut antusias oleh anggota RISMA Masjid Al-Atariyah Tarbiyah. Para remaja tampak aktif berdiskusi dan menyimak materi yang disampaikan, bahkan beberapa di antaranya mengaku tersentuh dan termotivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik bagi keluarga.
Melalui kegiatan ini, KUA Kecamatan Curup berharap nilai-nilai keislaman dan akhlak mulia dapat tertanam kuat pada diri remaja masjid, sehingga mereka tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak, beriman, dan mampu membanggakan kedua orang tua serta masyarakat. Momentum Hari Ibu pun menjadi sarana edukatif untuk memperkuat hubungan anak dan orang tua dalam bingkai ajaran Islam yang penuh kasih sayang.
(Lidya/Edwinsya)Hastag : #Kuahebat #Kuakeren #Penyuluhbergerak
From : KUA Curup

.jpg)

