DAERAH
UMUM
08 Juli 2024
491
Hastag : #ASNBerAkhlak
From : KUA Binduriang
Cegah Stunting, ,Kepala Kua binduriang Bersinergi Berikan Bimbingan Catin
REJANG LEBONG (HUMAS) --- Kepala KUA Kecamatan Binduriang, PLKB dan Puskesmas Binduriang memberikan
bimbingan kepada calon Pengantin tentang Bimbingan pranikah
dan pendampingan konseling dan pemeriksaan kesehatan 3 bulan pra nikah
sebagai upaya pencegahan stunting di Aula Kantor Urusan Agama
Kecamatan Binduriang
Dalam bimbingan perkawinan tersebut
Kepala KUA Kecamatan Binduriang, H. Suryono, S. Ag, M. Pd menyampaikan kepada calon pengantin
bagaimana nantinya catin dapat mengelola dinamika perkawinan dalam kehidupan
berkeluarga agar perkawinan yg diharapkan dapat sukses.
" Perkawinan bukanlah status tetapi
merupakan sesuatu yang dinamis karena memiliki banyak faktor dan dipengaruhi
oleh proses yang terjadi, banyak perkawinan menjadi tidak harmonis atau bahkan
gagal karena pasangan suami istri tidak siap menjalani perannya dalam
perkawinan dan tidak siap dengan berbagai tantangan yang datang silih berganti
", permasalahan akan selalu menghampiri pasangan yg belum siap baik ilmu
maupun mental, ilmu rumah tangga harus benar- benar kita persiapkan Agar setiap
permasalahan pasangan bisa menemukan solusi pemecahan masalah kata H. Suryono
kepada 04 orang calon pengantin.
Dalam sesi tersebut Kepala KUA
Kecamatan Binduriang, mengatakan bahwa penerapan komitmen bersama
pendampingan konseling dan pemeriksaan kesehatan 3 bulan pra nikah sebagai
upaya pencegahan stunting dari hulu ini akan berjalan efektif dan maksimal jika
didukung oleh semua pemangku kepentingan di Kecamatan Binduriang,
Dalam rangka Penyuluhan kesehatan untuk Calon
pengantin di KUA Binduriang Penanggung Jawab Program Calon pengantin dari
Puskesmas Kepala Curup ibu Herlia Netu, Amd.Keb juga menyampaikan pentingnya
calon pengantin mendapatkan pemeriksaan kesehatan 3 bulan sebelum pernikahan.
Pemeriksaan kesehatan bermanfaat untuk Mengetahui status kesehatan calon pengantin
(catin), Memberikan waktu pengobatan apabila ditemukan masalah kesehatan,
Mencegah penularan penyakit kepada pasangan, Mempersiapkan kehidupan rumah
tangga yang sehat, Mempersiapkan kehamilan dan menghasilkan keturunan yang
sehat dan berkualitas.
Ibu Helia
yang biasa akrab di panggi Neti juga menyampaikan Persiapan gizi sangat penting
untuk Persiapan kehamilan, dimana proses kehamilan membutuhkan cadangan nutrisi
dari ibu. Persiapan gizi meliputi penentuan status gizi dan pemenuhan gizi
seimbang. Status gizi bisa ditentukan dengan pengukuran Indek Massa Tubuh (IMT)
serta pengukuran Lingkar Lengan atas bagi Catin perempuan. Selain itu juga
diperlukan imunisasi TT untuk mencegah penyakit Tetanus Toksoid. Selain itu
calon Pengantin Sebelum menikah harus memiliki persiapan mental Karena pada
saat pernikahan akan banyak terjadi penyesuaian terhadap karakter pasangan,
penyesuaian peran, ekonomi dan sosial.
Sedangakan dari PLKB Menyampaikan materi tentang kesiapan mental, fisik ketika
akan menikah dan mensosialisasikan tetang kesiapan untuk memiliki keturanan ungkap
Wulan salah satu ASN Penyuluh PLKB Wilayah kerja Kecamatan Binduriang
(Diana Erlina/Prada Utama, S.I.Kom)
Hastag : #ASNBerAkhlak
From : KUA Binduriang


.jpg)
