Promosi Doktor KH. Agusten, Tonggak Penguatan Intelektual Pesantren Darul Ma’arif NU Rejang Lebong
Rejang Lebong (Humas) — Kabar membanggakan kembali datang dari keluarga besar Pondok Pesantren Darul Ma’arif NU Rejang Lebong. Hari ini, Dr. KH. Agusten, S.Ag., M.H, yang merupakan pengasuh sekaligus pengurus pondok pesantren, melaksanakan promosi doktor bidang Ilmu Hukum Islam di Universitas Islam Negeri (UIN) Fatmawati Sukarno Bengkulu.(13/01/26)
Dalam sidang promosi doktor tersebut, KH. Agusten mempertahankan disertasi berjudul “Sistem Kekerabatan Masyarakat Semendo dalam Perkawinan dan Kewarisan Perspektif Hukum Islam dan Hukum Adat di Kabupaten Muara Enim.” Disertasi ini menjadi kontribusi ilmiah yang sangat berharga dalam menjembatani nilai-nilai hukum Islam dengan kearifan lokal hukum adat Nusantara, khususnya masyarakat Semendo.
Keberhasilan ini semakin menegaskan komitmen Pondok Pesantren Darul Ma’arif NU Rejang Lebong sebagai lembaga pendidikan Islam yang tidak hanya menanamkan nilai akhlak dan spiritualitas, tetapi juga menguatkan tradisi keilmuan, riset, dan akademik tingkat tinggi.
Dengan diraihnya gelar doktor oleh Dr. KH. Agusten, jajaran pengurus dan pengasuh pesantren kini hampir lengkap bergelar doktor. Sebelumnya, gelar doktor telah disandang oleh Ketua Yayasan sekaligus Pengasuh, Dr. KH. Ngadri Yusro, M.Ag, serta Pimpinan Pesantren, Dr. Kyai Mabrur Syah, S.Pd.I., S.IPI., M.H.I. Sementara itu, satu pengasuh lainnya, KH. Muhammad Abu Dzar, Lc., M.H.I, saat ini masih menjalani proses penyelesaian pendidikan doktoral di salah satu kampus di Malaysia.
Tidak hanya pada level pengasuh dan yayasan, semangat akademik ini juga tercermin pada para tenaga pendidik dan kependidikan di lingkungan pesantren dan madrasah. Banyak di antaranya telah menempuh pendidikan S2 dan S3, serta sebagian lainnya masih dalam proses studi lanjut. Salah satunya adalah Kepala MA Darul Ma’arif NU Rejang Lebong, Dedi Priyanto, S.E., Gr, yang saat ini tengah menyelesaikan pendidikan Magister Ekonomi (S2) di UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu pada tahap penulisan tesis. Selain itu, Operator sekaligus Tata Usaha MA, Ahmad Aidil Fitrah, M.Ag, juga sedang menempuh pendidikan Doktor (S3) di kampus yang sama.
Promosi doktor ini menjadi tambahan amunisi intelektual dan daya dukung strategis bagi penguatan kelembagaan pendidikan di bawah naungan Pondok Pesantren Darul Ma’arif NU Rejang Lebong. Tradisi belajar tanpa henti, dari pesantren hingga perguruan tinggi, menjadi bukti nyata bahwa pesantren mampu melahirkan pemimpin umat yang berilmu, moderat, dan berdaya saing global.
Kepala MA Darul Ma’arif NU Rejang Lebong, Dedi Priyanto, S.E., Gr, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian tersebut.
“Kami mengucapkan selamat dan sukses kepada Dr. KH. Agusten, S.Ag., M.H atas promosi doktor hari ini. Ini bukan hanya prestasi personal, tetapi juga energi besar bagi kami di madrasah dan pesantren. Semoga capaian ini semakin menguatkan kualitas kelembagaan, menjadi teladan bagi guru dan santri, serta memotivasi kami semua untuk terus belajar, berkarya, dan berkhidmat melalui pendidikan.”
Ia menambahkan bahwa budaya akademik yang terus tumbuh di lingkungan Darul Ma’arif NU merupakan investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi santri yang berakhlak ahlussunnah, unggul dalam ilmu, dan siap menjawab tantangan zaman.
Promosi doktor ini sekaligus menjadi pesan kuat bahwa pesantren adalah pusat peradaban ilmu, tempat nilai keislaman, keilmuan, dan kebangsaan berpadu dalam satu visi besar: mencerdaskan umat dan membangun masa depan bangsa.
(Amanatus Saniah/Prada Utama, S.I.Kom)Hastag : #PromosiDoktor#DarulMaarifNU #PesantrenBerilmu #TradisiAkademikPesantren #HukumIslam #PesantrenMendunia
From : MA Darul Maarif NU

.jpg)

.jpg)