DAERAH
PENDIDIKAN
14 Januari 2026
523
Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1
Mantapkan Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta, MIN 1 Rejang Lebong Gelar Rapat Awal Tahun 2026
Rejang Lebong (Humas) – Dalam rangka memantapkan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Rejang Lebong menggelar rapat awal tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (10/01/2026) bertempat di ruang guru dan diikuti oleh seluruh dewan guru serta staf madrasah.
Rapat dipimpin langsung oleh Kepala MIN 1 Rejang Lebong, Mufidatul Chairi, S.Ag., M.Pd.I. Kegiatan ini turut didampingi oleh Koordinator Bidang Kurikulum Hilda Kurniati, S.Pd.SD, Koordinator Bidang Kesiswaan Kurniati, S.Pd, serta Koordinator Bidang Humas Sudiyanita, S.Pd.I. Suasana rapat berlangsung khidmat namun penuh semangat kebersamaan.
Dalam arahannya, Kepala Madrasah Mufidatul Chairi menyampaikan bahwa rapat awal tahun menjadi momentum strategis untuk menyusun dan memantapkan program kerja madrasah selama tahun 2026. Ia menekankan pentingnya penerapan kurikulum berbasis cinta sebagai landasan dalam seluruh proses pembelajaran dan pembinaan peserta didik.
“Kurikulum berbasis cinta harus benar-benar kita implementasikan dalam sikap, perilaku, dan proses pembelajaran sehari-hari agar peserta didik tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak dan berkarakter,” ujarnya.
Lebih lanjut, Mufidatul Chairi mengajak seluruh guru dan staf untuk meningkatkan komitmen dan tanggung jawab bersama dalam menjalankan program madrasah. Menurutnya, keberhasilan implementasi kurikulum tidak terlepas dari peran aktif dan sinergi seluruh warga madrasah.
“Dengan kebersamaan dan niat yang tulus, saya yakin MIN 1 Rejang Lebong dapat terus berkembang dan memberikan layanan pendidikan terbaik,” tambahnya.
Sementara itu, Koordinator Bidang Kurikulum, Hilda Kurniati, S.Pd.SD menjelaskan sejumlah program prioritas yang akan dilaksanakan, terutama yang berkaitan dengan peningkatan mutu pembelajaran dan penguatan pendidikan karakter. Ia menegaskan bahwa perencanaan yang matang dan evaluasi berkelanjutan menjadi kunci keberhasilan implementasi kurikulum berbasis cinta.
Rapat juga diisi dengan sesi diskusi dan penyampaian pendapat dari para guru. Irma Nengsih, S.Pd.I menyampaikan pentingnya kerja sama lintas bidang agar setiap program dapat berjalan optimal. “Kolaborasi dan komunikasi yang baik antar guru dan staf sangat dibutuhkan agar tujuan madrasah dapat tercapai,” ungkapnya.
Selain itu, Rolly Junizan, S.Pd menambahkan bahwa inovasi dalam metode pembelajaran perlu terus dikembangkan untuk menciptakan suasana belajar yang nyaman dan menyenangkan. Menurutnya, penerapan kurikulum berbasis cinta akan memberikan dampak positif terhadap motivasi dan perkembangan peserta didik.
Melalui rapat awal tahun ini, MIN 1 Rejang Lebong berharap seluruh program kegiatan tahun 2026 dapat terlaksana dengan baik serta mampu memperkuat implementasi kurikulum berbasis cinta sebagai upaya mewujudkan madrasah yang unggul, humanis, dan berkarakter.
(Randi Sefto Fanedi, S.Pd/Prada Utama, S.I.Kom)
Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1

.jpg)

.jpg)