Kepala MA Darul Maarif NU Rejang Lebong Sambut Penelitian Mahasiswa KPI IAIN Curup
Rejang Lebong (Humas) - Kepala Madrasah Aliyah Darul Maarif NU Rejang Lebong menyambut dengan hangat kehadiran Selvi Apriyanti, mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup, yang melaksanakan penelitian untuk penyusunan skripsi berjudul “Strategi Komunikasi Humas dalam Branding Pondok Pesantren Darul Maarif NU Rejang Lebong terhadap Masyarakat.” (26/01)
Dalam penelitian tersebut, Selvi Apriyanti melakukan wawancara langsung dengan Kepala Madrasah Aliyah Darul Maarif NU Rejang Lebong, Dedi Priyanto, S.E.Gr. Dalam penyampaiannya, beliau menjelaskan bahwa strategi komunikasi humas pesantren terus dikembangkan mengikuti dinamika zaman dan kebutuhan masyarakat.
“Kami memanfaatkan berbagai media komunikasi digital seperti Facebook, TikTok, Instagram, dan WhatsApp untuk menyampaikan informasi kegiatan pesantren, prestasi santri, serta program-program pendidikan. Media sosial menjadi sarana efektif untuk menjangkau masyarakat secara luas dan cepat,” jelasnya.
Lebih lanjut, beliau menambahkan bahwa saat ini pesantren juga mengembangkan media berita berbasis jurnalistik yang dikelola oleh Madrasah Aliyah. Berita-berita tersebut disusun secara profesional dan disebarluaskan melalui tautan resmi yang terintegrasi dengan Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong, sebagai bentuk transparansi, akuntabilitas, dan penguatan kepercayaan publik.
Tidak hanya itu, Kepala Madrasah menegaskan bahwa keberadaan berbagai media tersebut diharapkan tidak semata-mata berfungsi sebagai media informasi, tetapi juga sebagai media dakwah dan penyebar nilai-nilai kebaikan.
“Melalui media ini, kami ingin menghadirkan pesan-pesan edukatif, dakwah yang menyejukkan, serta nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin. Media harus mampu menjadi sarana menebar manfaat, menguatkan akhlak, dan memberikan inspirasi positif bagi masyarakat,” ungkapnya.
Menurut beliau, sinergi antara fungsi informasi, edukasi, dan dakwah merupakan bagian penting dari branding pesantren yang berkarakter. Dengan konten yang baik, santun, dan mencerahkan, Pondok Pesantren Darul Maarif NU Rejang Lebong diharapkan dapat dikenal tidak hanya sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai pusat pembinaan moral dan spiritual masyarakat.
Di akhir penyampaiannya, Dedi Priyanto berharap penelitian ini dapat memberikan rekomendasi strategis bagi pengembangan media humas pesantren ke depan. “Kami terbuka terhadap masukan akademik. Semoga hasil penelitian ini dapat memperkuat peran media pesantren sebagai jembatan komunikasi, dakwah, dan kebaikan,” tutupnya.
Kehadiran mahasiswa KPI IAIN Curup ini menjadi bukti nyata sinergi antara dunia akademik dan pesantren dalam mengembangkan komunikasi yang bermakna, beretika, dan berdampak luas bagi umat. Ayo Gabung Bersama Kami dan daftar Menjadi Santri MA Darul Maarif NU Rejang Lebong dengan klik link: https://s.id/PPDMNU Pilih MA Darul Maarif NU dan bisa hubungi Contak Center 0822-7429-9814
(Amanatus Saniah/Prada Utama, S.I.Kom)Hastag : #MediaPesantren #DakwahDigital #PesantrenBerdakwah #DarulMaarifNU #PesantrenNU#StrategiKomunikasi #HumasPesantren #BrandingPesantren #MediaIslam #KomunikasiIslam
From : MA Darul Maarif NU


.jpg)
