Adu Gagasan Dimulai, Paslon Ketua dan Wakil Ketua IPM MTs Muhammadiyah Curup Paparkan Visi-Misi
Rejang Lebong (HUMAS)---- Panggung demokrasi di MTs Muhammadiyah Curup mendadak riuh dengan tepuk tangan saat satu per satu pasangan calon (Paslon) Ketua dan Wakil Ketua Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) naik ke podium. Agenda hari ini adalah penyampaian visi dan misi, sebuah tahapan krusial bagi para kandidat untuk meyakinkan ratusan suara pemilih dari kalangan siswa dan guru.(28/01/26)
Kegiatan yang berlangsung di halaman madrasah ini menjadi ajang pembuktian kualitas retorika dan ketajaman program kerja para calon pemimpin muda tersebut.
Setiap paslon membawa visi yang beragam namun tetap berakar pada nilai-nilai Muhammadiyah. Ada kandidat yang menonjolkan program digitalisasi kreativitas siswa melalui media sosial, sementara paslon lain lebih fokus pada penguatan ibadah kolektif dan kedisiplinan ekstrakurikuler.
Dengan penuh semangat, para calon memaparkan langkah-langkah konkret yang akan mereka ambil jika terpilih nanti. Suasana semakin menarik saat para kandidat menjawab berbagai pertanyaan tajam dari audiens mengenai solusi atas masalah kedisiplinan dan kebersihan di lingkungan madrasah.
Kepala MTs Muhammadiyah Curup, Bapak Dr. Azzohardi, S.Ag., M.Pd., yang menyaksikan langsung debat visi-misi tersebut, memberikan apresiasi tinggi terhadap kualitas gagasan para siswa.
"Saya melihat potensi kepemimpinan yang luar biasa hari ini. Mereka tidak hanya sekadar ingin menjabat, tetapi membawa solusi dan inovasi. Ini adalah bentuk nyata dari kaderisasi yang berkemajuan di lingkungan Muhammadiyah," ujar Bapak Dr. Azzohardi, S.Ag., M.Pd.
Bagi siswa lainnya, sesi penyampaian visi-misi ini adalah dasar pertimbangan sebelum hari pemungutan suara tiba. Panitia memastikan setiap siswa mendapatkan informasi yang jelas mengenai siapa saja yang akan memimpin mereka selama satu tahun ke depan.
Ketua Panitia Pemilihan menyampaikan bahwa transparansi adalah hal utama. "Kami ingin seluruh warga madrasah tahu kualitas calonnya. Tidak ada istilah 'beli kucing dalam karung'. Semua dipaparkan secara terbuka agar pemilih bisa menentukan pilihannya secara cerdas," jelasnya.
Setelah sesi penyampaian visi-misi selesai, para kandidat diberikan waktu untuk melakukan kampanye damai sebelum memasuki hari tenang dan pelaksanaan pencoblosan. Persaingan yang sehat dan penuh ukhuwah terlihat saat antar paslon saling bersalaman dan berfoto bersama di akhir acara.
Melalui kegiatan ini, MTs Muhammadiyah Curup tidak hanya memilih ketua organisasi, tetapi juga tengah mendidik generasi yang kritis, komunikatif, dan memiliki tanggung jawab besar terhadap kemajuan sekolah.
(M RAGA YUSUF /Prada Utama, S.I.Kom)Hastag : #MTsmuhammadiyahcurup
From : MTs Muhammadiyah

.jpg)

_(1)_(1).jpg)