Bulan yang Sering Terlupa, Penyuluh KUA Selupu Rejang Ingatkan Keutamaan Sya’ban
Rejang Lebong (Humas) - Penyuluh Agama Islam KUA Selupu Rejang, Okfa Muthmainnah, S.Kom.I, menyampaikan tausyiah keagamaan kepada Majelis Taklim Al Mustaqim Desa Air Meles Atas yang dilaksanakan di Masjid Al Mustaqim, pada Jum’at (30/01). Kegiatan ini bertujuan mengingatkan jamaah akan keutamaan dan keberkahan bulan Sya’ban sebagai persiapan spiritual menuju bulan suci Ramadhan.
Dalam tausyiahnya, beliau menjelaskan bahwa dalam sejarah Islam, bulan Sya’ban bukan sekadar bulan peralihan, tetapi bulan yang memiliki keistimewaan karena pada bulan inilah amal-amal diangkat kepada Allah SWT. Namun, karena berada di antara bulan Rajab dan Ramadhan, keutamaannya kerap luput dari perhatian umat Islam.
Ia menguatkan penyampaian materinya dengan sabda Rasulullah SAW:
Artinya: “Bulan Sya’ban adalah bulan yang sering dilupakan manusia karena terletak di antara Rajab dan Ramadhan. Pada bulan ini amal-amal diangkat kepada Rabb semesta alam, dan aku ingin amalku diangkat dalam keadaan berpuasa.” (HR. An-Nasa’i).
“Sya’ban menjadi momentum muhasabah diri sebelum memasuki Ramadhan. Di bulan ini kita diajak memperbaiki kualitas ibadah, memperbanyak amal saleh, serta membersihkan hati,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya menata kembali hubungan dengan Allah SWT dan sesama manusia, seperti memperbaiki shalat, memperbanyak doa, menjaga silaturahmi, dan saling memaafkan sebagai bekal memasuki Ramadhan.
Sementara itu, Kepala KUA Selupu Rejang menyampaikan apresiasi terhadap peran aktif penyuluh agama dalam memberikan penguatan keagamaan kepada masyarakat melalui majelis taklim.
“Penyuluh agama memiliki peran strategis dalam menyiapkan umat agar lebih siap secara spiritual menyambut Ramadhan. Tausyiah tentang Sya’ban ini sangat relevan sebagai pengingat agar masyarakat tidak melewatkan bulan penuh keberkahan ini,” tutur Kepala KUA Selupu Rejang.
Kegiatan tausyiah ini berlangsung dengan penuh khidmat dan mendapat sambutan antusias dari jamaah MT Al Mustaqim. Diharapkan, melalui kegiatan tersebut, masyarakat semakin menyadari pentingnya memanfaatkan bulan Sya’ban sebagai sarana meningkatkan iman dan ketakwaan sebelum memasuki bulan suci Ramadhan.
(okfa/Edwinsya)Hastag : #kemenagberdampak #penyuluhagamaislambergerak #kuaselupurejang
From : KUA Selupu Rejang



.jpg)