Kepala KUA Curup Berikan Bimbingan Ijab Kabul dan Doa–Doa Spiritual : Catin Merasa Lebih Siap Menjelang Akad
Rejang
Lebong (Humas) --- Suasana haru dan penuh kekhusyukan terasa di ruang pelayanan
Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Curup saat Kepala KUA Curup, H. Suryono, S.Ag., M.Pd.,
memberikan bimbingan khusus mengenai lafal ijab kabul serta doa-doa penting
sebagai bekal spiritual bagi calon pengantin. Kegiatan ini menjadi bagian dari
upaya KUA Curup dalam memastikan kesiapan calon pengantin, tidak hanya secara
administrasi, tetapi juga lahir dan batin menjelang hari sakral pernikahan. (04/02)
Dengan pembawaan yang tenang,
sabar, dan penuh kewibawaan, H. Suryono membimbing langsung pelafalan ijab
kabul secara detail, mulai dari intonasi, makhraj huruf, hingga pemahaman makna
kalimat yang diucapkan. Bimbingan dilakukan secara personal agar calon
pengantin dapat berlatih dengan fokus, percaya diri, dan tanpa rasa gugup.
Dalam arahannya, H. Suryono
menegaskan bahwa ijab kabul memiliki makna yang sangat mendalam dalam
pernikahan Islam.
“Ijab kabul bukan sekadar
rangkaian kata, tetapi ikrar suci yang mengikat dua insan dalam sebuah
pernikahan. Mempelai laki-laki harus memahami maknanya dan melafalkannya dengan
penuh keyakinan. Kesiapan batin sangat menentukan kelancaran akad,” ujarnya.
Selain bimbingan lafal ijab
kabul, Kepala KUA Curup juga memberikan amalan doa-doa yang dianjurkan dibaca
oleh calon pengantin menjelang akad nikah dan saat memasuki kehidupan rumah
tangga.
“Doa adalah pondasi
ketenangan jiwa. Kami ingin setiap pasangan yang menikah tidak hanya siap
secara administrasi, tetapi juga matang secara spiritual,” tambahnya.
Salah satu calon pengantin
yang mengikuti bimbingan tersebut, Syarifudin Nur, mengungkapkan rasa lega dan syukur
setelah mendapatkan arahan langsung dari Kepala KUA Curup.
“Saya sempat merasa takut dan
khawatir salah mengucapkan ijab kabul. Namun setelah dibimbing Pak H. Suryono
secara detail, saya merasa jauh lebih tenang dan mantap. Doa-doa yang
dijelaskan juga sangat membantu mempersiapkan hati saya,” ungkapnya dengan
penuh semangat.
Ia menilai bimbingan seperti
ini sangat dibutuhkan oleh calon pengantin agar tidak merasa canggung dan gugup
pada hari pelaksanaan akad nikah.
Kegiatan ini semakin
menegaskan peran KUA Curup sebagai lembaga yang tidak hanya berfungsi mencatat
pernikahan, tetapi juga hadir sebagai pembimbing spiritual dan sahabat
masyarakat, yang mendampingi setiap pasangan menuju terwujudnya keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah.
Hastag : #Kuahebat#Kuakeren#KUAKecamatanCurup
From : KUA Curup



.jpg)