Mencetak Generasi Qur’ani, Siswa Kelas VII hingga IX MTs Muhammadiyah Curup Intensifkan Setoran Hafalan Juz 30
Rejang
Lebong (Humas)
— MTs Muhammadiyah Curup terus meneguhkan jati dirinya sebagai lembaga
pendidikan Islam yang berkomitmen pada pembentukan karakter religius peserta
didik. Salah satu program unggulan yang menjadi rutinitas harian sekaligus
syarat kelulusan adalah Program Hafalan Al-Qur’an Juz 30, yang diikuti dengan
penuh semangat oleh seluruh siswa kelas VII hingga kelas IX. (06/02)
Setiap pagi sebelum
dimulainya pelajaran umum, suasana madrasah dipenuhi lantunan ayat-ayat suci
Al-Qur’an. Para siswa secara bergiliran menyetorkan hafalan kepada guru
pembimbing masing-masing, menciptakan atmosfer religius yang menenangkan dan
membangun kedisiplinan spiritual sejak dini.
Program Tahfiz Al-Qur’an di
MTs Muhammadiyah Curup dirancang secara bertahap dan berjenjang. Metode ini
diterapkan agar siswa tidak merasa terbebani, namun tetap mampu mencapai target
hafalan secara maksimal dan berkesinambungan.
Kepala MTs Muhammadiyah
Curup, Dr. Azzohardi, S.Ag., M.Pd.,
menegaskan bahwa target hafalan Juz 30 tidak semata-mata mengejar jumlah ayat,
tetapi lebih pada upaya menumbuhkan kecintaan dan kedekatan batin siswa dengan
Al-Qur’an.
“Kami ingin lulusan MTs
Muhammadiyah Curup memiliki bekal langit.
Hafalan Juz 30 ini akan menjadi imam dalam shalat mereka dan cahaya dalam
keseharian mereka. Inilah komitmen kami dalam mencetak generasi yang berilmu
sekaligus bertakwa,” ujarnya.
Untuk memastikan ketercapaian
target, setiap siswa dibekali buku kendali hafalan yang dipantau secara berkala
oleh wali kelas dan guru mata pelajaran agama. Bagi siswa yang memiliki
kemampuan lebih, madrasah membuka kesempatan untuk melanjutkan hafalan ke Juz 29 atau Juz 1.
Sementara itu, siswa yang masih mengalami kesulitan mendapatkan pendampingan
khusus melalui metode talaqqi, yakni mendengar dan menirukan bacaan langsung
dari guru pembimbing.
Antusiasme siswa terhadap
program ini terlihat dari kesungguhan mereka dalam mengikuti setiap sesi
hafalan. Salah seorang siswa kelas VIII mengungkapkan pengalamannya selama
mengikuti program tahfiz.
“Awalnya terasa berat
menghafal surah yang panjang seperti An-Naba. Tapi karena dilakukan rutin
setiap pagi bersama teman-teman, lama-lama jadi terbiasa dan akhirnya hafal,”
tuturnya.
Sebagai bentuk apresiasi dan
motivasi, MTs Muhammadiyah Curup secara berkala menyelenggarakan Wisuda Tahfiz.
Kegiatan ini menjadi momen istimewa dan penuh kebanggaan, khususnya bagi orang
tua siswa yang menyaksikan putra-putrinya melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an
dengan fasih dan penuh percaya diri.
Melalui program hafalan
Al-Qur’an yang konsisten dan terstruktur ini, MTs Muhammadiyah Curup optimistis
mampu mencetak lulusan yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik umum,
tetapi juga memiliki spiritualitas yang kuat sebagai generasi Qur’ani yang siap
menghadapi tantangan masa depan.
Hastag : #MTsmuhammadiyahcurup
From : MTs Muhammadiyah

.jpg)
.jpg)
.jpg)