DAERAH
UMUM
06 Februari 2026
77
(April/Prada Utama, S.I.Kom)
Hastag : #humasmtsn2rejanglebong
From : MTsN 2
Kepala MTsN 2 Rejang Lebong: Praktik Kurikulum Berbasis Cinta Sudah Diterapkan, Tinggal Penamaan
Rejang Lebong, (Humas) — Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) menjadi salah satu fokus pengembangan pembelajaran di MTsN 2 Rejang Lebong. Meski istilah KBC masih terbilang baru bagi sebagian warga madrasah, praktik penerapannya sejatinya telah berjalan dalam keseharian aktivitas pendidikan.
Hal tersebut disampaikan Kepala MTsN 2 Rejang Lebong, Wawan Herianto, S.Pd., MM saat diwawancarai oleh Ade Sonnie Aglesia, S.Pd., guru MTsN 2 Rejang Lebong yang tengah menempuh pendidikan S2 Program Studi Manajemen Pendidikan Islam di IAIN Curup. Wawancara berlangsung pada Rabu siang (4/2/2026) di ruang guru.
Dalam kesempatan tersebut, Ade Sonnie Aglesia menjelaskan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta menjadi fokus penelitian yang sedang ia lakukan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauh mana implementasi nilai-nilai kasih sayang, kepedulian, keteladanan, dan kebersamaan telah diterapkan dalam proses pembelajaran serta budaya madrasah.
Kepala madrasah menegaskan bahwa secara praktik, KBC sebenarnya sudah lama diterapkan di MTsN 2 Rejang Lebong.
“Sebetulnya kita sudah menerapkan Kurikulum Berbasis Cinta, hanya saja tinggal penamaan dan pengertian yang perlu ditegaskan kembali kepada seluruh dewan guru dan siswa bahwa apa yang selama ini kita lakukan merupakan bagian dari KBC,” ujar Wawan Herianto.
Lebih lanjut, ia menjelaskan strategi manajemen kepala madrasah dalam memberikan pemahaman terkait KBC, di antaranya melalui penguatan budaya positif di madrasah, keteladanan guru, pendekatan humanis kepada siswa, serta pembiasaan sikap saling menghargai dalam setiap kegiatan pembelajaran.
Menurutnya, keberhasilan KBC tidak hanya bergantung pada konsep tertulis, tetapi lebih pada konsistensi seluruh warga madrasah dalam mengamalkan nilai-nilai cinta dalam interaksi sehari-hari, baik antara guru dan siswa maupun antar sesama siswa.
“Ke depan, kami akan terus memperkuat sosialisasi kepada dewan guru dan peserta didik agar semakin memahami bahwa pembelajaran yang ramah, penuh empati, dan menghargai potensi anak merupakan roh dari Kurikulum Berbasis Cinta,” tambahnya.
Melalui penelitian ini, diharapkan dapat memberikan gambaran nyata tentang implementasi KBC di MTsN 2 Rejang Lebong sekaligus menjadi bahan evaluasi dan pengembangan madrasah dalam mewujudkan lingkungan belajar yang nyaman, inklusif, dan berkarakter.
Hastag : #humasmtsn2rejanglebong
From : MTsN 2

.jpg)
.jpg)
.jpg)