Penyuluh KUA Curup Sampaikan Tausiyah “Amalan yang Pahalanya Tak Terputus” di Pengajian Persatuan Pensiunan Pemda Curup
Rejang
Lebong (Humas) — Dalam rangka memperkuat pemahaman keagamaan serta menanamkan
nilai-nilai Islam yang berkelanjutan di tengah masyarakat, Penyuluh Agama Islam
KUA Kecamatan Curup, Oli Sholihat, S.Ag, kembali menunjukkan komitmennya
dengan menghadiri sekaligus menjadi penceramah pada kegiatan pengajian
Persatuan Pensiunan Pemerintah Daerah (Pemda) Curup. Kegiatan tersebut
dilaksanakan pada Minggu (08/02/2026) bertempat di kediaman Hj. Muliana.
Pengajian ini dihadiri oleh
para pensiunan aparatur pemerintah daerah yang tetap aktif mengikuti pembinaan
keagamaan sebagai bagian dari perjalanan spiritual di masa purnatugas. Suasana
hangat dan penuh kekhidmatan terasa ketika Ibu Oli menyampaikan tausiyah
bertema “Amalan
yang Tidak Terputus Pahalanya Hingga Akhir Hayat.”
Dalam ceramahnya, Ibu Oli
menegaskan bahwa kehidupan seorang muslim tidak berhenti pada dunia semata. Ia
mengingatkan bahwa terdapat amalan-amalan tertentu yang pahalanya terus
mengalir meskipun seseorang telah wafat, sebagaimana disebutkan dalam hadis
Rasulullah SAW tentang tiga amal jariyah.
“Seorang mukmin tidak akan
merugi apabila hidupnya diisi dengan amalan yang manfaatnya terus dirasakan.
Meskipun kita telah meninggalkan dunia, pahala dari amal tersebut akan tetap
dicatat oleh Allah SWT,” ujar Ibu Oli dengan tutur kata lembut namun penuh makna.
Lebih lanjut, ia menjelaskan
tiga amalan utama yang pahalanya tidak terputus, yakni sedekah jariyah
berupa amal yang manfaatnya terus digunakan, ilmu yang bermanfaat
yang diajarkan dan diamalkan oleh orang lain, serta doa anak yang saleh dan salehah
sebagai investasi terbaik orang tua untuk kehidupan akhirat.
Tidak hanya menyampaikan
secara teoritis, Ibu Oli juga memberikan contoh konkret bagaimana para
pensiunan tetap dapat berkontribusi dalam amal jariyah. Di antaranya dengan
ikut membangun atau mendukung fasilitas keagamaan, mengajarkan Al-Qur’an kepada
anak dan cucu, serta membimbing keluarga agar senantiasa dekat dengan Allah
SWT.
“Pensiun bukanlah akhir dari
pengabdian. Justru di masa inilah ladang pahala semakin terbuka lebar karena
waktu kita lebih lapang untuk beramal dan berbagi kebaikan,” tambahnya.
Para peserta pengajian tampak
antusias dan tersentuh dengan materi yang disampaikan. Sejumlah peserta
menyampaikan rasa syukur atas kehadiran penyuluh agama yang senantiasa
menghadirkan tausiyah yang menyejukkan, membangun akhlak, serta memperkuat
spiritualitas.
Kegiatan ini menjadi bukti
nyata peran aktif Penyuluh Agama Islam KUA Curup dalam membina masyarakat
lintas usia. Melalui peran dan dedikasi Oli Sholihat, S.Ag, diharapkan nilai-nilai keislaman
terus tumbuh dan mengakar, serta mendorong masyarakat untuk konsisten
memperbaiki diri hingga akhir hayat.
Hastag : #KUAhebat #KUAkeren #Penyuluhbergerak
From : KUA Curup

.jpg)
.jpg)
.jpg)