Belajar Tak Sekadar Materi, tapi Nilai : Dua Guru MTsN 2 Rejang Lebong Rancang Pembelajaran Penuh Cinta
Rejang Lebong (Humas) — Upaya
menghadirkan pembelajaran yang bermakna terus dilakukan MTsN 2 Rejang Lebong.
Senin (09/02/2026), bertempat di ruang guru, dua pendidik lintas mata pelajaran
menggelar diskusi kecil namun sarat makna, dalam rangka merancang pembelajaran
yang mendalam, humanis, dan penuh cinta.
Mereka adalah Ade Sonnie
Aglesia, pengampu mata pelajaran IPA dan Informatika, serta Rahayu Nengsih,
guru Akidah Akhlak. Keduanya berinisiatif mempertemukan kolaborasi mapel umum
dan mapel agama sebagai bagian dari persiapan pembelajaran intrakurikuler dan
ko-kurikuler.
Kolaborasi ini bertujuan
menyatukan aspek pengetahuan, keterampilan, dan nilai spiritual dalam satu
kesatuan pembelajaran. Melalui integrasi IPA, Informatika, dan Akidah Akhlak,
siswa tidak hanya diajak berpikir logis dan kritis, tetapi juga dibimbing untuk
membangun karakter, empati, serta kesadaran moral.
Ade Sonnie Aglesia menyampaikan
bahwa pembelajaran tidak cukup hanya mentransfer materi, namun harus mampu
menyentuh sisi kemanusiaan peserta didik.
“Kami ingin anak-anak belajar
sains dan teknologi, tetapi tetap berpijak pada nilai-nilai akhlak. Di sinilah
pentingnya kolaborasi lintas mapel, agar pembelajaran menjadi lebih utuh dan
bermakna,” ungkapnya.
Senada dengan itu, Rahayu
Nengsih menegaskan bahwa pendidikan sejatinya adalah proses menumbuhkan cinta cinta
belajar, cinta sesama, dan cinta kepada Sang Pencipta.
Kepala MTsN 2 Rejang Lebong,
Wawan Herianto, S.Pd., MM, mengapresiasi langkah kolaboratif tersebut. Ia
menilai inisiatif guru-guru ini sejalan dengan visi madrasah dalam membangun
pembelajaran yang berorientasi pada peserta didik.
“Kami sangat mendukung
kolaborasi guru umum dan guru agama. Ini menjadi ikhtiar bersama untuk
menghadirkan pembelajaran mendalam, humanis, dan penuh cinta, sehingga siswa
tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang secara karakter,”
ujarnya.
Dari ruang guru yang sederhana,
lahirlah gagasan besar tentang pendidikan yang memanusiakan manusia. Kolaborasi
ini menjadi bukti bahwa ketika guru bergerak bersama, pembelajaran akan menjadi
lebih hidup dan madrasah pun menjadi ruang tumbuh yang hangat bagi setiap anak.
Hastag : #humasmtsn2rejanglebong
From : MTsN 2

.jpg)
.jpg)
.jpg)