Bimluh Tajwid Ikfa di Simpang Beliti, Ibu-Ibu Majelis Taklim Antusias Perdalam Bacaan Al-Qur’an
Rejang
Lebong (Humas) —
Kegiatan bimbingan dan penyuluhan (Bimluh) dengan materi hukum tajwid Ikhfa digelar di Majelis Taklim
Nahdatul Quraniyah, Desa Simpang Beliti, pada Jumat (13/2/2026)
pukul 13.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini diikuti para anggota majelis
taklim yang mayoritas terdiri dari ibu-ibu dengan semangat belajar yang tinggi.
Bimluh dipandu langsung oleh
Penyuluh Agama Islam dari KUA Binduriang, Diana, yang memberikan
penjelasan mendalam sekaligus praktik langsung cara membaca Al-Qur’an sesuai
kaidah tajwid.
Dalam penyampaiannya, Diana
menjelaskan bahwa hukum Ikfa merupakan salah satu hukum bacaan nun sukun dan
tanwin yang sangat penting dipahami agar tilawah Al-Qur’an menjadi lebih tepat
dan indah.
“Ikfa berarti menyamarkan
bacaan dengan dengung ketika nun sukun atau tanwin bertemu dengan salah satu
dari 15 huruf Ikfa. Pemahaman ini penting agar kita tidak keliru dalam membaca
Al-Qur’an,” jelasnya di hadapan peserta.
Tidak hanya teori, peserta
juga diajak mempraktikkan langsung bacaan ayat-ayat yang mengandung hukum Ikfa.
Penyuluh memberikan bimbingan bertahap, mengoreksi makhraj huruf, serta panjang
pendek bacaan agar sesuai dengan kaidah tajwid.
Suasana pembelajaran
berlangsung aktif dan interaktif. Para peserta tampak antusias mengikuti sesi
praktik, bahkan beberapa di antaranya mengajukan pertanyaan untuk memperjelas
perbedaan Ikfa dengan hukum bacaan lain seperti Idzhar dan Idgham.
Ketua Majelis Taklim Nahdatul
Quraniyah menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan tersebut dan
berharap bimbingan tajwid dapat dilaksanakan secara rutin agar kemampuan
membaca Al-Qur’an para anggota semakin meningkat.
Kegiatan
ditutup dengan doa bersama, dengan harapan ilmu yang diperoleh dapat diamalkan
dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi amal ibadah yang bernilai pahala.
Hastag : #penyuluhagamaislamkuabinduriangsiapbergerak
From : KUA Binduriang



