Puasa Perdana Ramadan 1447 H, Kepala Kemenag Rejang Lebong Sampaikan Tausiyah Penuh Makna
Rejang
Lebong (HUMAS)— Mengawali pelaksanaan ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah, Kepala
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong, H. Lukman, S.Ag., M.H.,
menyampaikan kuliah tujuh menit (kultum) usai pelaksanaan Salat Zuhur berjamaah
di Aula Kantor Kemenag Rejang Lebong, Kamis (19/02/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh pegawai
di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong. Suasana
berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan. Setelah melaksanakan Salat Zuhur
secara berjamaah, para pegawai tetap berada di aula untuk menyimak tausiyah
yang disampaikan langsung oleh kepala kantor.
Dalam tausiyahnya, H. Lukman mengingatkan pentingnya
meluruskan niat dalam menjalankan ibadah puasa. Ia menegaskan bahwa puasa bukan
sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan bentuk ketaatan dan penghambaan
kepada Allah Swt. yang harus dilandasi dengan keimanan serta keikhlasan
mengharap rida dan pahala dari-Nya.
Ia mengutip salah satu hadis Rasulullah saw.
sebagai landasan utama dalam memaknai ibadah puasa Ramadan, yaitu:
“Barangsiapa berpuasa Ramadan karena iman dan
mengharap pahala (ihtisaban), maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu” (HR.
Bukhari no. 38 dan Muslim no. 760).
Melalui hadis tersebut, H. Lukman menjelaskan
bahwa terdapat dua syarat utama agar puasa seseorang bernilai sempurna di sisi
Allah Swt., yakni dilaksanakan dengan penuh keimanan serta disertai niat yang
tulus semata-mata mengharap pahala dari Allah Swt. Ia menekankan bahwa keimanan
menjadi fondasi utama dalam beribadah, sedangkan sikap ihtisab mencerminkan
kesungguhan dan keikhlasan hati.
“Puasa yang dilakukan dengan iman dan penuh
pengharapan kepada Allah akan menjadi sebab diampuninya dosa-dosa yang telah
lalu. Oleh karena itu, mari kita manfaatkan Ramadan ini sebagai momentum
memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ketakwaan,” ungkap H. Lukman.
Lebih lanjut, ia juga mengajak seluruh aparatur
Kementerian Agama untuk menjadikan Ramadan sebagai sarana introspeksi diri,
memperbaiki akhlak, meningkatkan disiplin, serta memperkuat integritas dalam
menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat. Menurutnya, nilai-nilai yang
terkandung dalam ibadah puasa harus tercermin dalam etos kerja dan perilaku
sehari-hari.
Tausiyah tersebut menjadi bagian dari program
pembinaan rohani yang rutin dilaksanakan selama bulan suci Ramadan di
lingkungan Kantor Kemenag Rejang Lebong. Kegiatan ini diharapkan mampu
menumbuhkan semangat spiritual sekaligus mempererat kebersamaan antarpegawai.
Dengan
dimulainya puasa Ramadan 1447 H, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rejang
Lebong berkomitmen untuk terus menghadirkan suasana kerja yang religius dan
produktif, serta menjadikan Ramadan sebagai momentum peningkatan kualitas iman,
akhlak, dan pelayanan kepada masyarakat.
(PRADA/Prada Utama, S.I.Kom)
Hastag : #kemenagrl #rejanglebong
From : Kemenag



.jpg)