Tadarus Pagi Ramadhan, MA Darul Ma’arif NU Rejang Lebong Perkuat Spirit Qur’ani Santri
Rejang Lebong (Humas) — Dalam rangka menghidupkan syiar bulan suci Ramadhan, keluarga besar Madrasah Aliyah Darul Ma’arif NU Rejang Lebong secara rutin melaksanakan kegiatan tadarus Al-Qur’an bersama setiap pagi sebelum pembelajaran dimulai.(24/02/26)
Kegiatan ini dilaksanakan di setiap kelas dan menjadi bagian dari pembiasaan ruhani santri selama bulan Ramadhan. Meskipun Al-Qur’an telah menjadi pegangan dan bacaan harian para santri di lingkungan pesantren, pihak madrasah tetap menegaskan pentingnya tadarus bersama di ruang kelas sebagai bentuk penguatan nilai-nilai Qur’ani dalam suasana akademik.
Tadarus pagi dipandu langsung oleh para guru, di antaranya Ustadz Ahmad Aidil Fitrah, M.Ag., yang juga merupakan lulusan S2 Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir. Dengan bimbingan beliau, bacaan Al-Qur’an para santri tidak hanya sekadar lancar, tetapi juga diperhatikan tajwid, makhraj, serta pemahaman maknanya.
Dalam penyampaiannya, Ustadz Ahmad Aidil Fitrah, M.Ag. menuturkan bahwa tadarus di bulan Ramadhan bukan sekadar rutinitas, melainkan momentum untuk mendekatkan hati kepada Allah SWT.
“Ramadhan adalah bulan Al-Qur’an. Walaupun santri setiap hari berinteraksi dengan Al-Qur’an di pesantren, di kelas MA kita ingin menghadirkan suasana belajar yang diawali dengan cahaya wahyu. Harapannya, ilmu yang dipelajari setelahnya menjadi lebih berkah dan mudah dipahami, karena diawali dengan kalamullah,” ungkap beliau.
Beliau juga menambahkan bahwa tadarus bersama melatih kedisiplinan, kekompakan, serta membangun budaya cinta Al-Qur’an di lingkungan madrasah.
Kegiatan ini turut diawasi dan diikuti langsung oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Ustadzah Siti Masitoh, S.Pd.Gr. Kehadiran beliau menjadi bentuk dukungan penuh manajemen madrasah terhadap pembinaan karakter religius santri.
Ustadzah Siti Masitoh, S.Pd.Gr. menyampaikan bahwa tadarus pagi merupakan bagian dari integrasi antara kurikulum akademik dan pembinaan spiritual.
“Kami ingin memastikan bahwa pembelajaran di MA Darul Ma’arif NU Rejang Lebong tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga penguatan akhlak dan spiritualitas. Tadarus pagi ini menjadi fondasi sebelum para santri menerima materi pelajaran,” jelasnya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para santri semakin mencintai Al-Qur’an, menjadikannya sebagai pedoman hidup, serta mampu mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.
Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang memperkuat hubungan dengan Al-Qur’an. Melalui tadarus pagi yang istiqamah, MA Darul Ma’arif NU Rejang Lebong terus berkomitmen melahirkan generasi Qur’ani yang cerdas, berakhlak, dan berdaya saing.
(Amanatus Saniah/Prada Utama, S.I.Kom)Hastag : #Ramadhan1447H #TadarusPagi #MADarulMaarifNU #SantriQurani
From : MA Darul Maarif NU


.jpg)
.jpg)