Penyuluh Agama Curup Bimbing Anak-Anak RISMA At-Thariyah Tarbiyah: Cetak Generasi Cinta Al-Qur’an
Rejang Lebong (Humas) –
Keceriaan menghiasi wajah anak-anak RISMA At-Thariyah Tarbiyah saat mengikuti
bimbingan baca Al-Qur’an yang diberikan oleh penyuluh agama Islam dari KUA
Curup, Rabu (26/02/2026). Kegiatan yang digelar di Kecamatan Curup ini
merupakan bagian dari upaya mencetak generasi Qur’ani sejak usia dini.
Anak-anak diajarkan membaca
huruf hijaiyah, melafalkan ayat-ayat pendek, serta memperbaiki makhraj dan
tajwid dasar dengan metode lembut, sabar, dan menyenangkan. Setiap sesi
dirancang agar anak-anak merasa nyaman dan senang belajar, bukan karena terpaksa.
Penyuluh Agama, Oli Sholihat,
S.Ag., menegaskan bahwa tujuan pembinaan ini bukan sekadar kemampuan membaca,
tetapi juga menumbuhkan kecintaan anak terhadap Al-Qur’an.
“Anak-anak ini adalah amanah.
Bekal terbaik yang bisa kita tanamkan adalah Al-Qur’an. Jika sejak kecil mereka
sudah dekat dengan ayat-ayat suci, insyaAllah akhlaknya akan tumbuh dengan
kuat,” ujar Ibu Oli.
Ia menambahkan bahwa metode
pembelajaran harus menyenangkan agar anak-anak datang belajar dengan hati,
bukan karena paksaan.
Pihak RISMA At-Thariyah
Tarbiyah mendukung penuh kegiatan ini dengan menyediakan ruang belajar yang
aman dan ramah anak. Guru-guru dan penyuluh menciptakan suasana akrab agar
setiap anak percaya diri saat mengaji.
Proses belajar dilakukan secara
bertahap, mulai dari:
- Pengenalan
huruf hijaiyah
- Latihan
mengeja
- Membaca
iqra’
- Tajwid
ringkas
Anak-anak terlihat antusias
mengikuti instruksi sambil mendapat motivasi dari penyuluh, yang menjadikan
setiap sesi penuh keceriaan.
Kegiatan ini juga menekankan
pembinaan adab, seperti:
- Sopan
santun kepada orang tua dan guru
- Menjaga
kebersihan
- Etika
berbicara
- Kebiasaan
baik dalam kehidupan sehari-hari
“Adab adalah ruh pendidikan
Islam, sehingga harus ditanamkan bersamaan dengan bacaan Al-Qur’an,” jelas Ibu
Oli.
Program ini menjadi salah satu
bentuk kepedulian KUA Curup dalam memperkuat pendidikan agama di tingkat dasar.
Penyuluh berharap kegiatan ini
melahirkan lebih banyak anak yang fasih membaca Al-Qur’an, memahami dasar-dasar
agama, dan memiliki akhlak yang lembut serta mulia.
“InsyaAllah dari tangan-tangan
kecil inilah lahir para hafiz, pemimpin masa depan, dan generasi yang menjaga
nilai-nilai Islam,” tutup Ibu Oli, menutup kegiatan dengan senyum penuh
harapan.
Hastag : #Kuahebat#Kuakeren#KUAKecamatanCurup
From : KUA Curup


.jpg)
.jpg)