Tausiah Ramadhan di MTsN 2 Rejang Lebong Kelas Jauh: Puasa untuk Mencetak Pribadi Bertakwa
Rejang Lebong (Humas) – Dalam rangka
meningkatkan pemahaman siswa tentang makna ibadah puasa, guru MTsN 2 Rejang
Lebong menggelar tausiah Ramadhan di kelas jauh (filial) pada Kamis (26/2/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di mushola madrasah dan diikuti oleh para siswa
dengan penuh antusias.
Tausiah disampaikan oleh Apriliandi, M.Pd yang
menjelaskan secara mendalam tujuan utama berpuasa sebagaimana firman Allah
dalam Al-Qur’an, “la’allakum tattaqun” yang berarti agar kamu menjadi
orang-orang yang bertakwa. Ia menegaskan bahwa puasa bukan sekadar menahan
lapar dan haus, tetapi proses pembentukan karakter agar setelah Ramadhan
seseorang keluar sebagai pribadi yang lebih bertakwa.
“Tujuan berpuasa adalah agar kita menjadi
orang yang bertakwa. Artinya, setelah Ramadhan selesai, kita harus menjadi
pribadi yang lebih baik, lebih jujur, lebih disiplin, dan lebih dekat kepada
Allah,” jelasnya di hadapan siswa.
Selain menjelaskan tujuan puasa, Apriliandi
juga mengajarkan hal-hal yang dapat membatalkan puasa, seperti makan dan minum
dengan sengaja, muntah disengaja, serta hal-hal lain yang telah ditentukan
dalam syariat. Ia mengingatkan siswa agar benar-benar menjaga puasanya, bukan
hanya dari hal yang membatalkan secara fisik, tetapi juga dari perbuatan yang
dapat mengurangi pahala puasa seperti berkata kasar, berbohong, dan bertengkar
Tak kalah penting, ia juga menanamkan nilai
adab sosial selama Ramadhan. Siswa yang sedang berhalangan berpuasa diingatkan
untuk tetap menjaga perasaan teman-temannya yang berpuasa.
“Bagi yang memiliki uzur atau halangan
sehingga tidak berpuasa, hendaknya tidak makan dan minum di depan orang yang
sedang berpuasa sebagai bentuk saling menghormati,” pesannya.
Kegiatan tausiah ini menjadi bagian dari
program pembinaan karakter religius siswa di MTsN 2 Rejang Lebong, khususnya di
kelas filial. Meskipun berada di kelas jauh dengan segala keterbatasan,
semangat untuk memberikan pendidikan agama dan pembentukan akhlak tetap menjadi
prioritas utama.
Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa tidak
hanya memahami hukum-hukum puasa, tetapi juga mampu mengamalkannya dalam
kehidupan sehari-hari serta menjadikan Ramadhan sebagai momentum perubahan
menuju pribadi yang lebih bertakwa.
Hastag : #humasmtsn2rejanglebong
From : MTsN 2


.jpg)
.jpg)