Sabar, Istiqamah, Ikhlas: Kurikulum Ramadhan di Puasa ke-9 MTsN 2 Rejang Lebong
Rejang Lebong (Humas) – Memasuki Ramadhan hari
ke-9, MTsN 2 Rejang Lebong kembali menggelar tausiah pagi di musholla madrasah
pada Jumat (27/2/2026). Tausiah kali ini disampaikan oleh Apriliandi, M.Pd
selaku Waka Humas dengan mengangkat tema “Ramadhan sebagai Madrasah”.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala MTsN 2
Rejang Lebong, Wawan Herianto, S.Pd., MM, Waka Akademik Jauhari, Waka Kesiswaan
Ropal, dewan guru, staf tata usaha, serta seluruh siswa.
Dalam penyampaiannya, Apriliandi menjelaskan
bahwa Ramadhan bukan sekadar bulan ibadah, tetapi merupakan madrasah atau
sekolah kehidupan yang mendidik umat Islam selama satu bulan penuh. Ia
menyebutnya sebagai “Kurikulum Ramadhan” yang sarat dengan pembelajaran karakter.
“Ramadhan adalah madrasah. Selama satu bulan
kita dididik langsung oleh Allah untuk menjadi pribadi yang lebih baik,”
ungkapnya.
Ia memaparkan tiga pelajaran utama dalam
Kurikulum Ramadhan, yaitu:
1. Sabar – Puasa melatih kesabaran dalam
menahan lapar, haus, emosi, dan hawa nafsu. Sabar bukan hanya diam, tetapi
kemampuan mengendalikan diri dalam berbagai situasi.
2. Istiqamah – Ramadhan mengajarkan
konsistensi dalam beribadah, seperti shalat berjamaah, tadarus, dan sedekah.
Kebiasaan baik ini diharapkan terus berlanjut meskipun Ramadhan telah usai.
3. Ikhlas – Puasa adalah ibadah yang sangat
personal, hanya Allah yang benar-benar mengetahui kualitasnya. Oleh karena itu,
Ramadhan melatih keikhlasan dalam beramal tanpa mengharap pujian manusia.
Selain itu, Apriliandi juga menjelaskan
berbagai ujian yang dihadapi orang yang berpuasa. Di antaranya adalah ujian
rasa lapar dan haus, ujian emosi ketika marah, ujian godaan untuk
bermalas-malasan, serta ujian menjaga lisan dari perkataan yang tidak baik. Bahkan,
menurutnya, menjaga sikap dan perilaku selama berpuasa jauh lebih berat
daripada sekadar menahan makan dan minum.
“Orang yang lulus dari madrasah Ramadhan
adalah mereka yang mampu menjaga lisan, sikap, dan hatinya. Jika setelah
Ramadhan kita masih mudah marah dan malas beribadah, berarti kita belum lulus
dari madrasah ini,” tegasnya.
Kepala madrasah, Wawan Herianto, dalam
sambutannya memberikan apresiasi atas materi yang disampaikan. Beliau berharap
seluruh siswa benar-benar menjadikan Ramadhan sebagai momentum perubahan diri.
Tausiah Ramadhan yang rutin dilaksanakan
setiap pagi ini menjadi bagian dari program pembinaan karakter di MTsN 2 Rejang
Lebong. Melalui kegiatan tersebut, madrasah berupaya membentuk generasi yang
tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam iman, sabar dalam
ujian, istiqamah dalam ibadah, dan ikhlas dalam beramal.
Hastag : #humasmtsn2rejanglebong
From : MTsN 2


.jpg)
.jpg)