Kultum Ramadhan di Masjid Taqwa: Generasi Muda Diajak Memahami Agama di Tengah Tantangan Gadget dan Smartphone
Rejang
Lebong (Humas) – Suasana khusyuk menyelimuti Masjid
Taqwa pada Minggu (01/03) pukul 20.45 WIB. Ratusan jamaah, termasuk para
pemuda, memadati saf untuk melaksanakan Sholat Tarawih berjamaah dalam rangka
menyemarakkan bulan suci Ramadhan.
Ibadah malam itu dipimpin dan
diikuti dengan penuh kekhidmatan. Usai sholat, Imam Masjid Taqwa, Heri Suryono,
meminta Imam Suri, S.Sos untuk menyampaikan kultum (kuliah tujuh menit) kepada
jamaah. Permintaan tersebut disambut dengan penuh tanggung jawab sebagai bagian
dari syiar dan pembinaan umat di bulan penuh berkah.
Dalam kultumnya, Imam Suri
mengangkat tema “Generasi
Muda sebagai Penerus Bangsa.” Ia menegaskan bahwa generasi muda
harus memahami ajaran Islam secara kaffah (menyeluruh), meskipun hidup di
tengah era digital yang berkembang sangat pesat.
Menurutnya, kemajuan
teknologi seperti gadget dan smartphone ibarat dua sisi mata uang. Di satu sisi
memberikan kemudahan akses informasi dan pembelajaran, namun di sisi lain dapat
menggerus karakter jika tidak digunakan secara bijak.
“Anak muda hari ini adalah
pemimpin masa depan. Jangan sampai kemajuan digital justru membunuh karakter,
adab, dan semangat belajar mereka. Agama harus menjadi pondasi utama dalam
menyaring setiap pengaruh yang datang,” pesannya di hadapan jamaah.
Ia juga mengingatkan
pentingnya peran orang tua dan lingkungan dalam membimbing generasi muda agar
tetap memiliki pegangan nilai moral dan spiritual. Ramadhan, lanjutnya, menjadi
momentum terbaik untuk memperkuat benteng keimanan sekaligus membentuk
kedisiplinan dan tanggung jawab.
Imam Masjid Taqwa, Heri
Suryono, menyampaikan apresiasi atas materi kultum yang dinilai sangat relevan
dengan kondisi kekinian. Ia berharap pesan tersebut dapat menjadi refleksi
bersama, baik bagi para remaja maupun orang tua, untuk lebih serius menanamkan
pendidikan agama dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan
ini menjadi bagian dari rangkaian syiar Ramadhan di Desa Tanjung Agung yang
tidak hanya menitikberatkan pada aspek ibadah ritual, tetapi juga pembinaan
moral dan spiritual masyarakat. Diharapkan, melalui tausiyah yang menyentuh dan
relevan, generasi muda dapat tumbuh sebagai pribadi berkarakter kuat, berakhlak
mulia, serta mampu menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri
keislamannya.
Hastag : Kemenagrejanglebongkuasindangbelitiulu
From : KUA S. Beliti Ulu



.jpg)