Rejang
Lebong (Humas) — Suasana belajar yang hangat dan penuh semangat mewarnai
kegiatan Tahsinul Qiraah
yang digelar di lingkungan IAIN Curup pada
Senin (2/3/2025). Kegiatan tersebut menghadirkan ASN dari Kantor Urusan Agama Curup Utara, Rahmat Yudhi
Septian, M.Pd., sebagai pemateri yang membahas secara mendalam tentang hukum
tajwid Mad Asli dalam
bacaan Al-Qur’an.
Kegiatan ini diikuti dengan
antusias oleh para mahasiswa dan civitas akademika. Peserta tampak aktif
menyimak materi serta terlibat langsung dalam praktik membaca ayat-ayat
Al-Qur’an yang menjadi contoh dalam pembahasan.
Dalam pemaparannya, Rahmat
Yudhi Septian menjelaskan bahwa Mad Asli merupakan salah satu dasar penting dalam ilmu
tajwid. Ia menerangkan bahwa Mad Asli adalah bacaan panjang dua harakat yang terjadi
apabila terdapat huruf mad alif, wau, dan ya yang tidak diikuti oleh hamzah
ataupun sukun.
Penjelasan tidak hanya
disampaikan secara teoritis, tetapi juga dipraktikkan secara langsung. Para
peserta diberi kesempatan membaca secara bergiliran, kemudian mendapat koreksi
langsung terkait makhraj huruf dan panjang pendek bacaan. Metode interaktif ini
membuat suasana pembelajaran menjadi lebih hidup dan mudah dipahami.
“Tahsin bukan hanya tentang
suara yang merdu, tetapi tentang ketepatan hukum bacaan sesuai kaidah tajwid,”
ujar Rahmat Yudhi Septian saat memberikan penekanan kepada peserta.
Melalui kegiatan ini,
diharapkan para peserta semakin memahami serta mampu menerapkan hukum Mad Asli dengan
benar dalam bacaan Al-Qur’an sehari-hari. Dengan demikian, kualitas tilawah
dapat terus meningkat dan tetap sesuai dengan tuntunan ilmu tajwid.
Kegiatan
Tahsinul Qiraah ini juga menjadi bagian dari komitmen KUA Curup Utara dalam
meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an di tengah masyarakat sekaligus
memperkuat sinergi edukatif dengan lembaga pendidikan Islam di Kabupaten Rejang
Lebong.