DAERAH
PENDIDIKAN
05 Maret 2026
72
Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1
Agen Perubahan MIN 1 Rejang Lebong Siap Realisasikan Program “Si Pilah” Dukung Ekoteologi Kemenag RI
Rejang Lebong (Humas) – Pasca pelantikan dan penyerahan Surat Keputusan (SK) Agen Perubahan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong, H. Lukman, S.Ag., M.H., pada Kamis (26/02/2026) lalu, Aparatur Sipil Negara (ASN) Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Rejang Lebong yang terpilih sebagai agen perubahan, Randi Sefto Fanedi, S.Pd., menyatakan kesiapannya untuk segera merealisasikan program inovasi bertajuk “Si Pilah” (Sampah Terpilih Madrasah Berkah).
Saat diwawancarai pada Kamis (05/03/2026), Randi Sefto Fanedi menegaskan bahwa program Si Pilah merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program ekoteologi Kementerian Agama Republik Indonesia sekaligus sebagai upaya konkret pengolahan sampah di lingkungan madrasah. “Program Si Pilah ini bukan hanya tentang memilah sampah, tetapi juga membangun kesadaran kolektif warga madrasah untuk menjaga lingkungan sebagai bagian dari nilai keagamaan,” ujar Randi.
Ia menjelaskan, konsep Si Pilah akan dimulai dengan penyediaan tempat sampah terpisah berdasarkan jenisnya, seperti organik dan anorganik, serta edukasi rutin kepada peserta didik tentang pentingnya menjaga kebersihan. Menurutnya, pembiasaan sejak dini akan menanamkan karakter peduli lingkungan yang sejalan dengan nilai-nilai Islam. “Kami ingin madrasah menjadi contoh dalam pengelolaan sampah yang baik dan berkelanjutan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Randi menyampaikan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan sosialisasi kepada seluruh warga madrasah, baik guru, tenaga kependidikan, maupun siswa. Ia berharap program ini dapat berjalan maksimal dengan dukungan bersama. “Kami sangat berharap dukungan penuh dari seluruh warga madrasah. Tanpa kolaborasi, program ini tidak akan berjalan optimal,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala MIN 1 Rejang Lebong, Mufidatul Chairi, S.Ag., M.Pd.I., mengapresiasi inisiatif yang digagas oleh agen perubahan tersebut. Menurutnya, program Si Pilah merupakan langkah strategis dalam membangun budaya bersih dan peduli lingkungan di lingkungan madrasah. “Kami sangat mendukung program ini. Ini adalah inovasi positif yang sejalan dengan visi madrasah dan program Kementerian Agama,” ungkap Mufidatul.
Ia juga menambahkan bahwa pihak madrasah siap memfasilitasi sarana dan prasarana pendukung agar program dapat berjalan dengan baik dan berkesinambungan. Dengan adanya agen perubahan, diharapkan semangat reformasi birokrasi dan inovasi pelayanan publik di lingkungan madrasah semakin meningkat.
Melalui program Si Pilah, MIN 1 Rejang Lebong berkomitmen untuk menjadi madrasah yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga peduli terhadap kelestarian lingkungan. Langkah ini sekaligus menjadi wujud nyata implementasi nilai-nilai ekoteologi dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan pendidikan.
(Habsa Aryati, S.Pd/Edwinsya)
Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1

.jpg)
.jpg)
